Stabilkan Harga Beras di Kabupaten Magelang Digelontor 80 Ton Beras Medium
Kabupaten Magelang, Jatengaja.com - Untuk stabilkan harga beras, Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Magelang dan Perum Bulog Sub Drive Wilayah V Kedu, gelontor 80 ton beras medium di 13 pasar.
Beras medium tersebut dijual ke pasar dengan harga yang terjangkau bagi konsumen yakni senilai Rp9.450 per kilogram.
Adapun beberapa pasar di wilayah Kabupaten Magelang yang mendapatkan droping beras medium di antaranya Pasar Muntilan, Talun, Mungkid, Tempuran, dan Borobudur.
- Kasus Diabates Melitus Anak-Anak di Kota Semarang Meningkat
- Telkom Dukung Pembangunan Fasilitas Umum di Perdesaan
- Tips Melindungi Data Pribadi Saat Menggunakan Wi-Fi di Tempat Umum
- PLN Beri Diskon 50 Persen bagi Pelanggan Daya 450 VA
- 754 Siswa Miskin Bisa Sekolah Gratis di SMKN Jateng
Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim menyampaikan, kegiatan dropping beras medium ini, sudah kali keempat dilakukan oleh Disdagkop UKM Kabupaten Magelang dan Perum Bulog Sub Drive Wilayah V Kedu.
“Kegiatan ini bisa ikut menstabilkan pasokan harga beras di wilayah Kabupaten Magelang,” katanya di Pasar Borobudur, Selasa (14/2/2023) dilansir dari jatengprov.go.id.
Basirul menambahkan terdapat lebih dari 50 pedagang beras di Pasar Borobudur, yang mendapatkan dropping beras medium dari Perum Bulog Sub Drive Wilayah V Kedu, sesuai kuota.
Sementara, Wakil Kepala Perum Bulog Sub Drive Wilayah V Kedu, Angga Senoaji Hermanto berharap, dengan adanya dropping beras medium ini dapat menstabilkan harga beras, sehingga bisa terjangkau hingga konsumen akhir dengan harga Rp9.450 per kilogram tersebut.
Menurut Angga sejak 4 Januari hingga 14 Februari 2023, Perum Bulog Sub Drive Wilayah V Kedu telah menyalurkan beras medium di Kota dan Kabupaten Magelang, kurang lebih sebanyak 85 ton.
“Untuk di wilayah Kabupaten Magelang sendiri kurang lebih sebanyak 80 ton, karena wilayahnya lebih luas. Tapi untuk yang di Pasar Borobudur ini kurang lebih delapan ton,” ujarnya.
Angga menambahkan untuk persediaan beras di Bulog hingga lebaran nanti masih cukup. “Untuk stok beras di Gudang Bulog saat ini kurang lebih ada 1.000 ton lebih,” ujarnya. (-)