Sesaji Rewanda hingga Gule Bustaman Asal Jateng Ditetapkan Sebagai WBTbI 2026

SetyoNt - Senin, 28 September 2026 17:44 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Jateng Hanung Triyono. (dok. Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Sebanyak 21 warisan budaya asal Jawa Tengah, antara lain Sesaji Rewanda dan Gule Bustaman resmi ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) 2026.

Dengan bertambahnya 21 warisan budaya ini, maka hingga September 2026, jumlah total ada sebanyak 281 budaya Jateng yang telah berpredikat WBTbI.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jateng Hanung Triyono mengungkapkan, penetapan 21 WBTbI dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan RI pada September 2026.

“Penetapan WBTbI bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang bisa kita kaitkan dengan kebudayaan lokal, pariwisata, serta ekonomi kreatif di Jawa Tengah,” katanya, Senin 28 September 2026.

Menurut Hanung, jumlah tersebut akan bertambah apabila 27 warisan budaya Jawa yang saat ini sedang dalam proses review, memenuhi syarat dan dinyatakan lolos sebagai WBTbI tahap tiga Oktober mendatang. Sebelumnya, pada Juli 2026, sebanyak 38 budaya Jateng ditetapkan menjadi WBTbI.

“Dengan demikian sampai dengan September 2026 total WBTbI Jawa Tengah sejumlah 281 sejak tahun 2013,” ujarnya.

Hanung mewakili Gubernur Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada para maestro dan pelaku budaya, yang turut menjaga kelestarian budaya tersebut.

“Berharap, pengetahuan terkait budaya tersebut terus diwariskan, agar tetap hidup di tengah perkembangan teknologi yang pesat,” harapnya.

Sedangkan 21 budaya yang kini menyandang status WBTbI adalah Batik Gumelem (Banjarnegara), Kothekan Lesung Lengkong (Cilacap), Tayub Grobogan (Grobogan), Kintelan (Jepara), Wayang Warta (Klaten), Sate Ambal Kebumen (Kebumen).

Selain itu juga Wayang Golek Menak (Kebumen), Caping Kalo (Kudus), Lentog Tanjung (Kudus), Wayang Klithik Wonosoco (Kudus), Kerajinan Kuningan Juwana (Pati), Sedekah Laut Juwana (Pati), Nyadran Telaga Sigebyar Mangunan (Pekalongan), Dawet Ireng (Purworejo), Cokek Sragenan (Sragen), dan Jenang Krasikan (Sukoharjo).

Selain itu, terdapat Sesaji Rewanda (Kota Semarang), Gule Bustaman (Kota Semarang), Blangkon (Surakarta), Asal Usul Nama Kota Solo (Surakarta), serta Hajad Dalem Wilujengan Pengetan Hadeging Nagari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Surakarta). (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌