Sekda Jateng Ajak Masyarakat Kembali Gunakan Alat Transportasi Sepeda

SetyoNt - Rabu, 20 Mei 2026 21:52 WIB
Sekda Jateng, Sumarno saat menjadi keynote speaker pada 35th International Cycling History Conference (ICHC)ICHC di Pendopo Kabupaten Klaten, Rabu 20 Mei 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Klaten, Jatengaja.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan alat transportasi sepeda untuk menjaga kesehatan.

"Dengan bersepeda kita berolahraga. Sepeda juga salah satu olahraga yang banyak disarankan para dokter untuk kesehatan,” kata Sumarno saat menjadi keynote speaker pada 35th International Cycling History Conference (ICHC)ICHC di Pendopo Kabupaten Klaten, Rabu 20 Mei 2026.

Kabupaten Klaten Jawa Tengah menjadi tuan rumah Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) atau Konferensi Sejarah Bersepeda Internasional 2026.

Konferensi yang mempertemukan sejarawan, akademisi, peneliti, kolektor, dan pegiat sepeda dari berbagai Negara berlangsung, Senin-Rabu 18 - 20 Mei 2026.

Sumarno berharap kegiatan International Cycling History Conference bisa membawa arti besar bagi pengemar di Jawa Tengah.

Sekda memberikan apresiasi kepada para peserta konferensi yang sudah konsisten untuk mencintai sepeda, karena sepeda bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga memiliki nilai olahraga, sejarah, dan budaya.

Kepada para delegasi dari berbagai daerah dan negera dipersilahkan untuk mengekslorasi wilayah Klaten dan sekitarnya dengan sepeda, karena banyak suasana alam yang bisa dinikmati.

"Selamat berkonferensi dan selamat menikmati alam yang ada di Klaten dan sekitarnya,” ujar Sumarno.

Sementara, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan, momen ICHC 2026 menjadi sangat bersejarah setelah perjalanan panjang selama 35 kali untuk pertama kalinya bisa hadir di Indonesia dan Klaten menjadi tempat penyelenggaraan.

"Klaten menjadi tempat yang pertama di Indonesia. Itu di sebuah kehormatan besar bagi kami,” tandasnya.

Hamenang mengatakan, melaui konferensi tersebut, sepeda diartikan bukan saja sekadar alat transportasi, tapi menjadi simbol persahabatan dan sejarah kebangkitan kemanusiaan.

"Forum ini tidak hanya berbicara tentang sejarah sepeda, tetapi juga tentang peradaban, kesehatan, dan pariwisata," ujarnya.

Dikatakan dia, selama mengikuti konferensi, peserta juga berkesempatan menjelajahi desa-desa budaya dan menikmati kuliner lokal. Serta menyaksikan tradisi masyarakat serta merasakan langsung keramahan warga Klaten.

"Kami berharap pengalaman ini akan menjadi kenangan yang indah. Yang dapat dibawa ke negara masing-masing. Sekaligus mengenalkan Kabupaten Klaten kepada dunia sebagai daerah yang terbuka, aman, nyaman dan penuh dengan nilai-nilai yang baik," pungkasnya.

Para pemateri pada tahun ICHC 2026, berasal dari sejumlah negara antara lain Canada, Latvia, Columbia, USA, Belanda, dan Jerman. Hadir juga akademisi dari universitas di Indonesia. Serta pegiat sepeda dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan ICHC 2026 di Klaten, bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian penting dalam studi dan pelestarian budaya bersepeda di Asia Tenggara.

"Kami berharap ICHC 2026 dapat memperkuat budaya bersepeda di Indonesia, mendorong riset dan pelestarian sepeda, serta menginspirasi diskusi mengenai keberlanjutan dan masa depan mobilitas yang lebih manusiawi," kata Nicholas Oddy, selaku ICHC Board and Chair of the Cyclingn History and Educational Trust. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS