Renovasi Alun-Alun Masjid Agung Semarang Ditargetkan Rampung Agustus 2023

SetyoNt - Senin, 21 Agustus 2023 20:53 WIB
Wali Kota Semarang, Mbak Ita akan Susun Blue Print Drainase dan Tata Kota, Ini Alasannya (Jatengaja.com/dok.semarangkota.go.id)

Semarang, Jatengaja.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah mantergetkan renovasi kawasan Alun-Alun Masjid Agung Semarang (MAS) Agustus 2023.

Target ini disampaikan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu terkait pelaksanaan renovasi Alun-Alun MAS yang saat ini sedang berjalan.

“Renovasi rampung bulan Agustus ini. Kami akan menggandeng para influencer dalam peluncuran Johar agar Pasar Johar semakin dikenal masyarakat, utamanya para generasi muda,” ujarnya dilansir dari semarangkota.go.id, Senin (21/8/2023).

Nantinya, lanjut Mbak Ita panggilan wali Kota Semarang, para pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang semula berjualan di Alun-Alun MAS setiap akhir pekan akan ditata di kawasan Pasar Johar yang letaknya bersebelahan.

Fungsi Alun-Alun MAS nantinya akan lebih diutamakan untuk public space atau ruang publik untuk berkegiatan atau hanya sekedar bersantai ria.

Sedangkan, perdagangan dipusatkan di kawasan Pasar Johar. Maka, UMKM yang semula berjualan di Alun-Alun MAS bakal ditata di Pasar Johar.

"Alun-alun akan lebih digunakan masyarakat untuk healing. Jadi, belinya UMKM di Pasar Johar, makannya di alun-alun,” katanya.

Saat ini renovasi Alun-Alun MAS masih berjalan, imbuh Ita membeberkan, mulanya rumput yang berada di tengah alun-alun direncanakan menggunakan rumput sinteris.

Namun, rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), swakelola maksimal menggunakan anggaran Rp 1 miliar. Sehingga, pembelian rumput sintetis terbatas.

Pada renovasi kali ini, pihaknya lebih mengutamakan untuk penambahan bangku-bangku atau street furniture lainnya.

Sembari renovasi Alun-Alun MAS berjalan, ita juga menugaskan organisasi pemerintah daerah (OPD) untuk studi banding melihat beberapa pasar di Indonesia yang bisa menggaet penggunjung seperti Pusat Grosir Surabaya (PGS), Pasar Bringharjo, atau lainnya.

“OPD kami minta belajar melihat pengelolaan dan penataan pasar tersebut sebagai modal pengetahuan untuk menata kawasan Johar agar bisa ramai,” ujarnya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS