Perusahaan Asal Tiongkok Buka Pabrik di Kendal Senilai Rp480,64 miliar

SetyoNt - Selasa, 21 Juli 2026 23:15 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi (kiri) meresmikan pembukaan PT DKV Printing Indonesia di Kendal, Selasa 21 Juli 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Kendal, Jatengaja.com - PT DKV Printing Indonesia, Perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang percetakan berteknologi tinggi membuka pabrik di Kawasan Ekonomi Kendal.

Peresmian perusahaan percetakan dengan investasi senilai Rp480,64 miliar dan menyerap sekitar 500 orang tenaga kerja tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi di Kendal, Selasa 21 Juli 2026.

Ahmad Luthfi mengatakan, kehadiran PT DKV Printing Indonesia menjadi bukti Jawa Tengah tetap dipercaya sebagai salah satu tujuan investasi di tengah dinamika geopolitik global.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih, hari ini telah dibuka perusahaan DKV,” katanya.

PT DKV Printing Indonesia memproduksi berbagai jenis label, kemasan, kotak sepatu, serta material percetakan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah merek global.

Menurut Luthfi, investasi tersebut tidak hanya bersifat padat modal, tetapi juga membawa teknologi dan pengembangan sumber daya manusia ke Jawa Tengah.

Ia menilai, masuknya industri berteknologi tinggi akan memperkuat daya saing Jawa Tengah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Menurut Luthfi, penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu ukuran penting dari manfaat investasi. Pemerintah tidak hanya mengejar besarnya modal yang masuk, tetapi juga dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja, transfer teknologi, serta penguatan industri daerah.

“Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang mempunyai daya saing terkait tenaga kerja maupun investasi di Indonesia,” katanya.

Di tempat yang sama juga dilangsungkan seremoni pembukaan PT Foodindo Dwivestamas, industri makanan dan masakan olahan ini nilai investasinya mencapai Rp249.314.300.000. Perusahaan ini menyerap sebanyak 150 tenaga kerja.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui percepatan pelayanan perizinan, pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri, kepastian hukum, dan penyediaan tenaga kerja yang kompeten. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS