Perdana Sebagai Presiden RI, Prabowo Lakukan Kunjungan Resmi Jepang

SetyoNt - Senin, 30 Maret 2026 17:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto mendarat di Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang, Minggu 29 Maret 2026, pukul 19.10 waktu setempat (WS). (dok. setkab)

Tokyo, Jatengaja.com - Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan resmi perdananya sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) ke negara Jepang.

Pesawat Kepresidenan Indonesia 1 yang membawa Presiden Prabowo Subianto mendarat di Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang, Minggu 29 Maret 2026, pukul 19.10 waktu setempat (WS).

Kedatangan Presiden Prabowo disambut Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Jepang Iwao Horii, Kepala Protokol Negara Jepang Tadayuki Miyashita, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Tokyo Laksma TNI Hidayaturrahman.

Dari bandara, Presiden Prabowo langsung menuju tempatnya bermalam. Dalam kunjungannya di Jepang, Presiden Prabowo diagendakan untuk melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito.

Selain itu, Kepala Negara juga dijadwalkan melakukan pertemuan bersama Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi.

Indonesia dan Jepang telah menjalin hubungan kerja sama yang komprehensif selama 68 tahun pada sejumlah bidang strategis, mulai dari ekonomi, politik, hingga sosial budaya. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan kedua negara pun terus menunjukkan tren positif.

Kunjungan ini mencerminkan eratnya hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Jepang yang dibangun atas dasar saling percaya dan menghormati.

Dengan kunjungan Presiden Prabowo ini diharapkan makin membuka peluang kolaborasi baru yang saling menguntungkan, serta memperkokoh kemitraan Indonesia dan Jepang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu 29 Maret 2026 pukul 10.35 WIB.

Turut mendampingi Kepala Negara dalam penerbangan menuju Tokyo yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS