PemerIntah Akan Naikkan insentif Motor Listrik jadi Rp10 Juta
Jakarta, Jatengaja.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah membahas lebih lanjut terkait adanya upaya untuk menaikkan insentif konversi sepeda motor berbasis BBM ke listrik dari Rp7 juta menjadi Rp10 juta per unit.
Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana upaya menaikan insentif tersebut dialokasikan untuk mendorong realisasi pasalnya animo masyarakat masih minim sejak program itu pertama kali diluncurkan pada April 2023.
"Saat ini insentif Rp7 juta belum banyak yang daftar. Apakah masih kurang atau seperti apa itu juga salah satu yang akan masuk kajian," ujar Dadan di Kementerian ESDM pada Senin, 28 Agustus 2023 dilansir dari Trenasia.com jaringan Jatengaja.com.
- Australian Bantu 340 Kursi Roda Adapti Bagi Anak Disablitas di Jateng
- Lestarikan Budaya Bangsa, Demak Gelar Pasar Ndoro Bei Belinya Pakai Koin Kayu
- Kawasan PRPP Direvitalisasi Jadi Community Recreation and Sports Hub
- BPR Arto Moro Perkuat SDM Karyawan dengan Character Building Camp
- Puluhan Ribu Kader PDIP se-Jateng Gelar Unjuk Kekuatan Merahkan Kota Semarang
Olah karenanya masih perlu mematangkan lebih lanjut terkait hal ini baik di Kementerian ESDM hingga kementerian dan lembaga lainnya. Dadan membenarkan tengah ada bahasan terkait hal ini.
Melansir laman, Kementerian ESDM mencatat baru ada 4.578 pemohon konversi sepeda motor listrik sampai dengan 27 Juli 2023. Pengajuan untuk program konversi dengan bantuan atau subsidi sebesar Rp7 juta itu masih jauh dari target konversi yang dipatok pemerintah sebesar 50.000 unit hingga akhir tahun ini.
Adapun, target konversi sepeda motor listrik itu dipatok makin agresif ke angka 150.000 unit pada akhir 2024. Besaran jumlah motor listrik yang dapat dikonversi ini dapat dievaluasi setiap tahun.
Sebelumnya, Pemerintah tengah mengkaji kenaikan insentif atau bantuan konversi sepeda motor motor listrik dari Rp7 juta menjadi Rp10 juta. Hal itu dilakukan agar masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke listrik.
Hal tersebut diungkap oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Di mana rencana itu juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menurunkan tingkat polusi udara di Jabodetabek. (-)
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Debrinata Rizky pada 28 Aug 2023