Lazismu Secara Nasional Mampu Himpun Dana Umat Rp827 Miliar
Semarang, Jatengaja.com - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) secara nasional hingga November 2026 berhasil menghimpun dana umat mencapai Rp827 miliar.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Mujadid Rais, menyatakan pencapaian dana tahun 2026 melampaui target tahun sebelumnya senilai Rp801 miliar.
“Dari jumlah tersebut, dana yang telah disalurkan mencapai Rp630 miliar, dengan allocation collect ratio (ACR) nasional sebesar 76,72 persen. Penyaluran tersebut telah menjangkau 132.225 orang penerima manfaat,” katanya acara Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Radjawali Semarang Cultural Center, Kota Semarang, Jumat 6 November 2026.
- BRI Perluas Urban Farming, BRInita Jangkau 764 Penerima Manfaat Langsung
- Penyadapan Dilakukan Eks Kapolri Terhadap Presiden Ada Indikasi Makar
- Triwulan III 2026, Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh 5,83 Persen, Lampaui Nasional
Mujadid mengapresiasi kontribusi Lazismu Jawa Tengah yang mencapai Rp378 miliar atau sekitar 45,67 persen dari total penghimpunan nasional.
“Berharap, konsolidasi dan penguatan tata kelola yang dilakukan melalui Muhammadiyah Zakat Summit dan Rapat Kerja Nasional Lazismu dapat mendorong penghimpunan dana zakat nasional mencapai Rp1 triliun pada tahun mendatang,” harapnya.
Sementara, Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub), Taj Yasin Maimoen dalam kesempatan sama meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lazismu memperkuat sinergi dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pengelola zakat, baik pemerintah maupun swasta, penting agar dana umat dapat memberikan manfaat lebih luas dan berkelanjutan.
“Saya berharap ada kolaborasi Baznas dan Lazismu sehingga kesejahteraan itu benar-benar berdampak,” kata Taj Yasin.
Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menilai, pengelolaan dana zakat tidak cukup hanya berorientasi pada penyaluran bantuan.
Pengelola zakat perlu memastikan dana yang dihimpun dapat dimanfaatkan secara produktif, tepat sasaran, dan memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
Gus Yasin berpesan kepada para pimpinan dan pengurus Lazismu agar memperhatikan kebermanfaatan program secara detail, termasuk memastikan dana yang disalurkan mampu berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. (-)
