Informasi Rekrutmen CPNS dan PPPK Kemenag Tahun 2026 Hoaks

SetyoNt - Rabu, 21 Januari 2026 22:42 WIB
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, Wawan Djunaed menegaskan informasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengatasnamakan Kemenag adalah hoaks. (istimewa)

Jakarta, Jatengaja.com – Beredar konten di media sosial, termasuk di platform TikTok, mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2026.

Dalam informasi yang beredak di media sosial tersebut disertai dengan ajakan mendaftar melalui tautan tertentu serta iming-iming memberikan kemudahan mengikuti seleksi.

Menanggapi informasi ini, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama, Wawan Djunaed menegaskan informasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengatasnamakan Kemenag adalah hoaks.

Menurut ia, Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen untuk pengadaan CPNS maupun PPPK pada tahun 2026.

“Jadi Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks,” tegas Wawan di Jakarta dilansir dari kemenag.go.id, Rabu 21 Januari 2026.

Wawan menjelaskan, setiap proses rekrutmen ASN di lingkungan Kemenag selalu dilakukan secara resmi, transparan, dan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

“Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami umumkan melalui website Kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan tidak jelas,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas, apalagi jika disertai permintaan data pribadi, biaya pendaftaran, atau janji kelulusan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi,” ujar Wawan.

Kemenag juga meminta masyarakat aktif melakukan pengecekan informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil langkah apa pun.

“Apabila masyarakat menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag, silakan laporkan melalui akun Kemenag agar dapat segera kami tindaklanjuti,” imbaunya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS