Indonesia Sukses Tambah Medali Emas Bulu Tangis Melalui Ganda Putra Leo/Daniel
Jatengaja.com - Indonesia sukses menambah medali emas cabang olahraga bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Jepang melalui ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin meraih medali emas setelah mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang 18-21, 21-13, dan 21-18 pada babak final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, pada Selasa, 29 September 2026.
Capaian Leo/Daniel juga memiliki nilai sejarah bagi bulu tangkis Indonesia, karena medali emas bulu tangkis ganda putra Asian Games kembali menjadi milik Indonesia setelah terakhir kali diraih pada Asian Games Jakarta 2018, melalui pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
- Penguatan 3 Pilar Layanan untuk Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
- Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi
- Bulu Tangkis Tambah Medali Perak Asian Games 2026 dari Ganda Campuran Amri/Nita
Medali emas Leo/Daniel mengantar cabang olahraga bulu tangkis mempersembahkan dua emas. Sebelumnya emas diraih nomor beregu putra, setelah menang dramatis 3-2 atas China.
Raihan dua medali emas melampaui target awal yang disepakati antara Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan para pengurus cabor, yaitu satu emas.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perjuangan Leo/Daniel yang menjadi momentum penting bagi perjuangan kontingen Merah Putih untuk mencapai target empat medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Alhamdulillah pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih setelah mengalahkan pasangan China di partai final,” ujar Menpora dilansir dari kemenpora.go.id.
Menpora memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran atlet dan pengurus bulu tangkis karena mampu melampaui target emas yang telah ditetapkan.
“Saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada tim bulu tangkis Indonesia. Target kita adalah satu emas, tetapi hari ini cabor bulu tangkis sudah mampu mempersembahkan dua emas. Ini semua berkat komitmen, kerja keras atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, serta seluruh tim yang telah mempersiapkan kontingen secara serius menghadapi Asian Games,” ujar Erick Thohir.
Selain bulu tangkis, Erick juga memberikan apresiasi kepada cabang olahraga angkat besi yang telah memenuhi target sekeping emas, sesuai kesepakatan awal.
“Kita juga memberikan apresiasi kepada angkat besi yang sudah mendapatkan satu emas sesuai dengan target. Ini menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan dapat menjadi motivasi dan acuan bersama untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” katanya.
Erick menegaskan bahwa perjuangan kontingen Indonesia belum selesai. Kemenpora terus menunggu prestasi cabor-cabor lainnya yang menjanjikan medali emas di Asian Games 2026. (-)
