Gelar Gebyar Fest 81 Bank Jateng, Naik Trans Jateng Cukup Bayar Rp81 Pakai QRIS
Semarang, Jatengaja.com - Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, Trans Jateng menggelar program Gebyar Fest 81 Bank Jateng.
Penumpang Trans Jateng cukup membayar Rp81 dengan menggunakan QRIS pada aplikasi Si Anteng mulai 12 Agustus hingga 30 September 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Arief Djatmiko menyatakan, program “Gebyar Fest 81 Bank Jateng” merupakan kolaborasi Bank Jateng dan Trans Jateng.
- BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berkembang
- Gelaran Dieng Culture Festival 2026 Suguhkan Jazz Atas Awan
- BI Sebut Perekonomian Jateng Tetap Tumbuh, Ditopang Sektor Industri Pengolahan
“Program ini, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah,” katanya di Semarang, Rabu 12 Agustus 2026.
Selain memberikan kemudahan dan tarif khusus bagi masyarakat, lanjut Arief, program tersebut juga mendorong penggunaan pembayaran digital pada layanan transportasi publik.
Kemudahan transaksi diharapkan dapat membuat masyarakat semakin nyaman menggunakan angkutan umum.
“Pembayaran digital memberikan kemudahan bagi masyarakat. Penumpang tidak perlu menyiapkan uang tunai atau uang pas ketika menggunakan layanan Trans Jateng. Ini menjadi bagian dari upaya kami meningkatkan pelayanan transportasi publik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penumpang kategori umum dapat memperoleh tarif khusus Rp81, dengan melakukan pembayaran menggunakan QRIS melalui aplikasi Si Anteng.
Sedangkan penumpang kategori khusus, seperti pelajar, buruh, veteran, lansia, dan penyandang disabilitas, tarifnya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku serta mekanisme pembayaran QRIS yang tersedia.
Melalui program ini sekaligus dapat mengenalkan kemudahan pembayaran digital, kepada lebih banyak pengguna Trans Jateng. Dengan semakin luasnya pemanfaatan transaksi nontunai, layanan transportasi publik di Jawa Tengah diharapkan semakin praktis dan adaptif.
“Harapannya masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi publik, sekaligus memanfaatkan pembayaran digital. Jadi, yang kita dorong bukan hanya promonya, tetapi juga kemudahan dan kualitas layanan,” harap Arief. (-)
