Daya Saing Sejumlah Kota dan Kabupaten di Jateng Masuk Paling Maju

SetyoNt - Minggu, 12 April 2026 23:25 WIB
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, Mohamad Arief Irwanto, capaian ini menunjukkan daya saing Jateng berada di atas rata-rata nasional. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Hasil Indeks Daya Saing Daerah 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Tengah masuk kategori daerah paling maju di Indonesia.

Menurut Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, Mohamad Arief Irwanto, capaian ini menunjukkan daya saing Jawa Tengah berada di atas rata-rata nasional.

Ia menyebutkan secara nasional, indeks daya saing berada di angka 3,50, sedangkan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) indeks daya saing sudah menembus angka 3,87.

“Sedangkan mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Tengah nilainya di atas nasional. Beberapa kota hampir menyentuh angka 4,” katanya di Semarang, Sabtu 11 April 2026.

Sejumlah daerah di Jawa Tengah yang masuk kategori kota paling maju di Indonesia, antara lain Solo dengan skor 4,43, disusul Semarang (4,37), serta Magelang (4,29).

Tak hanya kota, sejumlah kabupaten juga mencatatkan performa tinggi, antara lain Kabupaten Semarang (4,03), Klaten (3,86), hingga Karanganyar dan Jepara yang skornya sama 3,85.

Arief menjelaskan, pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dilakukan melalui 12 pilar, meliputi institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta stabilitas ekonomi makro.

Selanjutnya, kesehatan dan keterampilan, pasar produk, pasar tenaga kerja, dan sistem keuangan, ukuran pasar, dinamisme bisnis, dan kapabilitas inovasi.

“Kalau yang paling berpengaruh menurut saya adalah pasar dan tenaga kerja. Jawa Tengah unggul karena penyerapan tenaga kerja tinggi, dan angka pengangguran relatif rendah,” jelasnya.

Dibandingkan dengan daerah lain se Jawa-Bali, Jawa Tengah tercatat memiliki keunggulan dalam komponen lingkungan pendukung dan ekosistem inovasi.

Jawa Tengah juga memiliki keunggulan pada pilar institusi, ukuran pasar dan kapabilitas inovasi.

Arief menambahkan, berkembangnya kawasan industri di sejumlah wilayah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen ini, turut mendorong peningkatan daya saing daerah. Selain membuka lapangan kerja, kawasan industri juga memperluas pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan capaian tersebut, Jateng dinilai masih sangat berpotensi untuk terus menjadi salah satu daerah dengan daya saing terbaik di Indonesia.

“Potensinya masih sangat besar untuk terus berkembang, dan menjadi yang terbaik,” tandas Arief. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS