BI Imbau Masyarakat Tukar Rupiah di 251 Layanan Resmi
Semarang, Jatengaja.com - Masyarakat diimbau untuk menukarkan uang rupiah baru selama Ramadan untuk keperluan Lebaran, hanya di tempat penukaran 251 layanan resmi yang telah bekerja sama dengan Bank Indonesia.
Imbauan ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Mohamad Noor Nugroho, untuk melindungi masyarakat dari tindakan penipuan.
“Langkah ini guna menjamin keaslian uang, keamanan, dan kenyamanan transaksi,” katanya kepada wartawan belum lama ini.
- SMBC Indonesia Berhasil Catat Pertumbuhan Selama 2025
- Pedaftaran Mudik Gratis Telkom Mulai Dibuka
- Kemenag Siapkan 6.800 Masjid Tempat Istirahat Pemudik
- Pelatih U-20 Nova Arinto Panggil 28 Pemain Muda Ikuti TC
- Mudik Lebaran, Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen
Menurut ia, untuk mendukung kelancaran transaksi selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran mendatang telah menyiapkan uang tunai layak edar mencapai senilai Rp26,32 triliun
Untuk penukanan uang, Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan perbankan membuka 251 titik layanan, yang tersebar di wilayah Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo.
“Sinergitas dengan perbankan sangat penting agar distribusi penukaran uang dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.
Layanan penukaran uang baru berlangsung mulai 18 Februari hingga 13 Maret 2026 di loket bank umum dan lokasi strategis yang telah ditentukan.
Namun, masyarakat wajib melakukan pemesanan lebih dahulu melalui aplikasi berbasis web PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) di laman pintar.bi.go.id.
Ia menambahkan realisasi penukaran uang rupiah kepada masyarakat selama Ramadan 2026 pada tahap I sekitar 11 ribu paket, dengan estimasi nilai penukaran kurang lebih Rp 58 miliar.
“Jumlah ini akan terus bertambah, karena masih ada layanan penukaran uang rupiah tahap kedua dibuka mulai 24 Februari 2026 dengan kuota yang lebih besar,” katanya.
Pada Ramadan 2026, masyarakat dapat menukarkan uang hingga senilai Rp 5,3 juta per paket, meningkat dari tahun lalu senilai Rp 4,3 juta.
Paket penukaran terdiri dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 50.000, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat Idulfitri.
Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk pengisian ATM serta layanan penukaran uang baru bagi masyarakat.
Seluruh layanan penukaran uang baru dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026 dengan tema Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.
Program ini tidak hanya menyediakan layanan penukaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat uang Rupiah. (-)
