Kemenag Siapkan 6.800 Masjid Tempat Istirahat Pemudik

SetyoNt - Selasa, 03 Maret 2026 14:47 WIB
Menag Nasaruddin Umar menyatakan, masjid akan dioptimalkan sebagai tempat untuk beristrahat para pemudik lebaran atau Idulfitri Hijriah/2026. (dok.Kemenag)

Jakarta, Jatengaja.com - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan lebih dari 6.800 masjid sebagai tempat beristrahat bagi para pemudik/musyafir pada Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan, keberadaan masjid akan dioptimalkan sebagai tempat untuk beristrahat para pemudik lebaran atau Idulfitri Hijriah/2026.

“Selain sebagai tempat beristirahat, masjid sekaligus juga akan memberikan makanan kepada para musyafir,” kata Menag pada Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik melalui zoom, di Jakarta dilansir dari kemenag.go.id, Selasa (3/3/2026).

Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik ini diikuti oleh 1000 Peserta zoom. Turut hadir para Rektor, dan jajaran pejabat Eselon I, II, III dan IV Ditjen Bimas Islam.

Menurut Menag, pada lebaran tahun lalu masjid sudah digunakan untuk tempat istirahat pemudik. Pada tahun 2026 akan lebih dimatangkan persiapannya.

“Insya Allah, Kemenag dan seluruh lapisan, mempersiapkan masjid sebagai tempat beristrahat untuk jutaan musyafir pada lebaran tahun ini,” ujarnya.

Menag Nasaruddin Umar menyampaikan tradisi mudik lebaran setiap tahunnya harus berjalan aman, menyenangkan dan lancar, sehingga Kemenag harus ambil bagian, selain sebagai pengabdian masyarakat juga menjadi ladang amal saleh.

“Data saat ini, sudah ada 6.859 masjid dari ujung Aceh sampai Papua, bisa digunakan sebagai tempat beristrahat para pemudik. Diharapkan setiap masjid membuat spanduk atau plakat/petunjuk adanya Masjid ramah pemudik. Ini menjadi lahan amal yang sangat bagus. Ini juga berlaku tidak hanya saat mudik, tapi juga pada arus balik,” papar Menag.

Sementara, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad menyampaikan dari data Kemenhub, tahun ini lebih dari 150 juta pemudik, sehingga diharapkan dapat mengambil bagian dengan manjadikan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik.

“Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi pemudik, dalam beribadah dan beristrahat sejenak dalam perjalanan mudik, hingga selamat sampai tujuan,” katanya.

Abu Rokhmad juga berharap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang dekat dengan jalan raya, bisa digunakan dan berkontribusi bagi para pemudik.

Utamanya, bagi UIN yang ada fakultas kedokteran, dengan memberikan arahan bagi mahasiswa kedokteran untuk dapat menempatkan diri pada masjid ramah pemudik.

“Kami berharap, kepada masjid seluruh Indonesia untuk membuatkan Spanduk masjid ramah pemudik. Semoga mudik dan lebaran tahun ini berjalan aman dan lancar,” harap Abu Rokhmad. (-)


Editor: SetyoNt

RELATED NEWS