64.479 Peserta Ikuti Ujian Masuk PTKIN Tahun 2026

SetyoNt - Selasa, 09 Juni 2026 13:24 WIB
64.479 Peserta Ikuti Ujian Masuk PTKIN Tahun 2026. (dok. kemenag)

Jatengaja.com - Sebanyak 64.479 peserta, termasuk dari Papua Nugini mengikuti seleksi nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2026.

Peserta dari provinsi Jawa Barat menduduki posisi teratas sebanyak 9.245 pendaftar, disusul Jawa Timur sebanyak 8.971 pendaftar, Jawa Tengah sebanyak 7.440 pendaftar.

Pelaksanaan Ujian Masuk PTKIN digelar serentak di 59 titik lokasi ujian yang tersebar di seluruh Indonesia, 8-14 Juni 2026.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama, Prof. Amin Suyitno, menyatakan jumlah pendaftar dan angka registrasi Ujian Masuk PTKIN tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Prof Amin memberikan apresiasi kepada para pimpinan PTKIN yang telah melakukan strategi jemput bola untuk menjaring calon mahasiswa terbaik di wilayahnya masing-masing.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang bekerja maksimal, sehingga minat masyarakat terus berkembang. Ini membuktikan bahwa keberadaan program studi di PTKIN sangat inklusif bagi siapa pun dan terbuka ramah untuk beragam latar belakang kepercayaan,” ujarnya dilansir dari kemenag.go.id, Selasa 9 Juni 2026.

Sementara, Ketua Panitia Nasional PMB Ujian Masuk PTKIN, Prof. Abd. Aziz, menyampaikan jumlah pendaftar difabilitas cukup banyak. Selain itu, pendaftar juga tidak semua berasal dari umat Islam.

Hal ini menurutnya menunjukan bahwa PTKIN menjadi ruang belajar yang aman dan setara bagi kelompok disabilitas serta masyarakat multi-keyakinan, bahkan hingga lintas negara.

"Tahun ini, Ujian Masuk PTKIN diikuti oleh 43 peserta difabel dengan rincian 11 siswa tuna netra, 8 tuna rungu, 7 tuna daksa, dan 17 tuna grahita. Kami memastikan seluruh titik lokasi ujian memberikan fasilitas terbaik dan akses yang ramah bagi mereka," papar Prof. Abd. Aziz.

Selain itu juga tercatat ada 20 peserta non-muslim yang mengikuti ujian tahun ini, meliputi 17 pendaftar beragama Kristen, 2 Katolik, dan 1 dari aliran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami bangga karena terdapat mahasiswa asing, salah satunya dari Papua Nugini, yang ikut ambil bagian dalam seleksi Ujian Masuk PTKIN untuk menempuh studi di Indonesia,” ujarnya. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS