184.322 Jemaah Haji Indonesia atau 90 Persen Telah Kembali ke Tanah Air
Jakarta, Jatengaja.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyebutkan 184.322 atau 90 persen jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Menurut juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, pelaksanaan kepulangan jemaah haji berjalan sesuai jadwal berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2026.
“Sekitar 90 persen Jemaah haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air. Meski begitu seluruh petugas tetap siaga mengawal proses kepulangan hingga jemaah terakhir tiba dengan aman dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya,” kata Maria di Jakarta dilansir dari haji.go.id, Selasa 30 Juni 2026.
- Pemprov Jateng Salurkan BLT Cukai Tembakau untuk 85 Ribu Pekerja Pertembakauan
- Peneliti Undip Berhasil Produksi Biskuit D’Bisco untuk Cegah Stunting Ibu Hamil
- Ini 4 Kamera Compact Premium Terbaik 2026, Ada Leica dan Sony
- Gubernur Jateng Dorong Kursi Roda Anaknya Ikuti Lari Soekarno Run 2026 di Solo
- Ribuan Pelari Ikuti Kebumen Geopark Trail Run 2026
Berdasarkan data Kemenhaj menyebutkan sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah Arab Saudi dengan total 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total kepulangan Gelombang I mencapai 104.753 orang.
Sedangkan melalui Bandara Madinah Arab Saudi telah diberangkatkan 212 kloter yang membawa 81.315 jemaah dan 848 petugas, sehingga total kepulangan Gelombang II mencapai 82.163 orang.
“Hingga saat ini, sebanyak 472 kloter telah tiba di Indonesia dengan perincian 182.435 jemaah haji dan 1.887 petugas haji atau total 184.322 orang yang telah kembali ke Tanah Air,” ujar Maria.
Ia menambahkan Kemenhaj terus memastikan setiap tahapan kepulangan berjalan optimal, mulai dari keberangkatan dari Arab Saudi, kedatangan di debarkasi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah agar jemaah dapat melanjutkan perjalanan ke daerah asal dengan aman dan nyaman.
Perhatian khusus juga terus diberikan kepada jemaah haji Indonesia lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi yang memerlukan pendampingan.
Kemenhaj juga mengimbau jemaah haji Indonesia yang masih berada di Arab Saudi agar menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan ke Tanah Air. Jemaah diharapkan beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan masker saat berada di tempat ramai apabila diperlukan.
Selain itu, jemaah diminta mematuhi ketentuan barang bawaan penerbangan dengan tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin.
Air zamzam bagi jemaah haji Indonesia telah disiapkan dan akan didistribusikan kepada setiap jemaah setibanya di embarkasi di Indonesia. Apabila petugas keamanan bandara menemukan air zamzam di dalam bagasi atau kabin, air tersebut akan dikeluarkan sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.
"Kami mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan hingga tiba di Tanah Air dan mematuhi seluruh ketentuan penerbangan agar proses kepulangan berjalan lancar. Air zamzam akan diterima melalui mekanisme resmi di embarkasi, sehingga tidak perlu dibawa di dalam koper,” katanya.
Maria menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang terus memberikan pelayanan tanpa mengenal lelah hingga fase akhir operasional.
“Komitmen Kemenhaj adalah memastikan setiap jemaah pulang dengan selamat, sehat, dan mendapatkan pelayanan terbaik sampai kepulangan kloter terakhir. Semoga seluruh jemaah haji Indonesia tahun 2026 memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar. (-)
