Porprov Jateng XVII 2026 akan Diikuti 7.990 Atlet untuk Rebutkan 2.769 Medali

SetyoNt - Jumat, 02 Oktober 2026 17:44 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin (kiri) mengadiri acara Chef de Mission Meeting Porprov Jawa Tengah XVII di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat 2 Oktober 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Sebanyak 7.990 atlet dan 1.911 oficial dari 35 kabupaten/kota akan mengikuti event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah tahun 2026.

Mereka akan memperebutkan sebanyak 2.769 medali dari 58 cabang olahraga yang dipertandingan dalam Porprov yang akan berlangsung di Semarang Raya, 25-30 Oktober mendatang.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) , Taj Yasin dalam acara Chef de Mission Meeting Porprov Jawa Tengah XVII di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat 2 Oktober 2026.

Taj Yasin mengatakan, gelaran Jawa Tengah 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga antarkabupaten/kota, tetapi menjadi bagian penting dari pembinaan atlet menuju prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Porprov yang akan diikuti 7.990 atlet menjadi momentum untuk menyatukan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam satu misi besar. Yakni menyukseskan penyelenggaraan sekaligus menemukan dan membina bibit-bibit atlet potensial,” katanya.

Menurutnya, potensi atlet Jawa Tengah telah terlihat dari sejumlah prestasi pada ajang olahraga internasional, seperti Asian Games 2026, atlet Jawa Tengah turut menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia, di antaranya dua dari lima medali emas yang telah diraih Indonesia berasal dari atlet Jawa Tengah.

Taj Yasin mengatakan, pembinaan tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan dengan menjadikan Porprov sebagai salah satu tahapan menuju PON 2028.

"Kita berharap ketika sukses dalam perhelatan ini, kita bisa dilirik menjadi tuan rumah PON berikutnya," jelasnya.

Wagub Jateng menambahkan Porprov juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui pergerakan atlet, official, suporter, serta masyarakat yang hadir selama penyelenggaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin mengatakan bahwa Chef de Mission (CdM) memiliki peran strategis dalam memimpin dan memastikan kebutuhan atlet terpenuhi selama kompetisi.

“Mereka juga menjadi penghubung antara atlet dengan penyelenggara terkait akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan, Chef de Mission Meeting menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam Porprov XVII.

Pertemuan tersebut membahas berbagai kesiapan penyelenggaraan, mulai dari venue pertandingan, akomodasi, konsumsi, transportasi, keamanan, kesehatan, perangkat pertandingan, hingga aspek teknis dan pelayanan lainnya.

"Kami berharap seluruh peserta, khususnya Chef de Mission kontingen kabupaten/kota, memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov," ujar Sudjarwanto.

Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dijadwalkan mulai mempertandingkan sejumlah cabang olahraga pada 20 Oktober 2026. Pembukaan secara resmi dijadwalkan 25 Oktober dan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai pada 30 Oktober 2026. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌