Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Jateng pada Idulfitri 2026
Semarang, Jatengaja.com - Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT) menjamin seluruh jenis produk mulai dari Gasoline, Gasoil, LPG, hingga Avtur di Jawa Tengah (Jateng) dah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kondisi aman memenuhi kebutuhan Idulfitri atau Lebaran 2026.
“Pertamina Patra Niaga Regional JBT optimistis dapat mengawal kelancaran energi selama masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026,” kata General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Fanda Chrismianto dalam keterangan kepada wartawan di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis 12 Maret 2026.
Mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Fanda menyatakan menambah stok BBM dan LPG sekitar 15-20 persen dari kebutuhan.
- Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan
- Dinkes Jateng Cek Kesehatan Sopir dan Kru Bus Angkutan Lebaran 2026
- Polda Jateng Grebek Tempat Produksi Mi Berformalin di Boyolali
- Tips Cara Iktikaf di Masjid untuk Mendapatkan Lailatul Qadar
- Pemkab Jepara Berkolaborasi dengan BI Jateng Gelar JIFBW 2026
Penguatan pasokan dilakukan melalui sejumlah fasilitas utama, di antaranya Terminal BBM Pengapon Semarang dan Terminal BBM Boyolali.
Sedangkan untuk distribusi LPG diperkuat melalui Terminal LPG Opsico, Terminal Temporary Hema Rembang, serta Terminal Temporary Pelindo.
Berdasarkan proyeksi Pertamina, konsumsi bahan bakar jenis gasoline diperkirakan mengalami kenaikan cukup signifikan di beberapa wilayah, antara lain Kabupaten Semarang diproyeksikan meningkat sekitar 18 persen, dari rata-rata normal 415,03 kiloliter per hari menjadi 489,74 kiloliter per hari selama periode mudik.
Di Kota Semarang, dari 1.042,77 kiloliter menjadi sekitar 1.230,47 kiloliter per hari, dan di Kota Salatiga, konsumsi gasoline diperkirakan meningkat dari 130,7 kiloliter menjadi sekitar 154,24 kiloliter per hari.
“Konsumsi gasoline meningkat sejalan dengan meningkatnya pergerakan kendaraan pribadi selama periode mudik Lebaran. Sedangkan konsumsi gasoil atau solar diprediksi mengalami penurunan sekitar enam persen,”jelasnya.
Farda menambahkan selain BBM yang naik, kebutuhan LPG juga diperkirakan meningkat selama periode Lebaran. Di Kota Semarang, konsumsi LPG diperkirakan meningkat 10,43 persen, dari 89.518 tabung menjadi sekitar 98.855 tabung per hari.
Untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan dalam program Pertamina Siaga.
Di sektor LPG, disiapkan 13 unit Pangkalan Siaga (PDS) agen di Kota Semarang, 19 unit di Kabupaten Semarang, serta 4 unit di Kota Salatiga. Selain itu, terdapat 32 agen LPG siaga di Kabupaten Semarang, 70 agen di Kota Semarang, dan 10 agen di Kota Salatiga.
Sementara, untuk memastikan kesiapan sarana dan fasilitas pelayanan BBM di jalur mudik Lebaran 2026, Farda meninjau SBPU di Rest Area KM 456 A dan B Salatiga, serta di SPBE PT Ananda Rasya Putra, Ambarawa.
Pertamina menyiagakan mobile storage di titik-titik strategis untuk memastikan ketersediaan stok selalu terjamin dan pengisian ulang ke SPBU dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Ia menambahkan Pertamina juga menyediakan fasilitas ‘Serambi MyPertamina’ untuk beristiahat pemudik yang nyaman dengan berbagai layanan tambahan lainnya secara gratis. (-)
