Kunjungi Stasiun Tawang Semarang, Kapolri Dorong Pemudik Balik Lebaran Gunakan Kereta Api
Semarang, Jatengaja.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelayanan arus balik Lebaran di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Kunjungan Kapolri ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan balik ke kota tempat tinggal masing-masing.
Dalam kunjungannya, Kapolri berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mendengarkan paparan dari pihak PT KAI Daops 4 Semarang terkait pelayanan yang diberikan selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
- Wunut, Desa BRILiaN yang Tak Hanya Maju, tapi Juga Peduli untuk Warga
- Presiden Korsea Selatan Yoon Suk Yeol Resmi Dilengserkan dari Jabatan
- Raih Keutamaan Puasa Sunah Syawal, Berikut Jumlah, Waktu, Niat, dan Tata Cara
- UMKM Lokal Naik Kelas! Minyak Telon Indonesia Kini Beredar di Pasar Internasional
- Ahmad Luthfi Nilai Arus Mudik Lebaran 2024 Berjalan Lancar dan Kondusif
“Kita sengaja melaksanakan pengecekan untuk berinteraksi dengan masyarakat dan mengetahui langsung terkait dengan pelayanan mudik dan balik yang dilaksanakan di Stasiun Tawang yang masuk wilayah Daops 4 Semarang," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu 5 April 2025.
Dari hasil pantauan dan interaksi di lapangan, Kapolri menyebut banyak masyarakat yang memilih menggunakan moda transportasi kereta api karena dinilai lebih tepat waktu, aman, dan nyaman.
"Tadi banyak masyarakat yang memilih menggunakan kereta karena memang di satu sisi jadwal waktunya juga tepat, dan kurang lebih untuk sampai di Jakarta hanya sekitar lima jam. Sebagian juga menyampaikan bahwa kereta terasa lebih aman," jelasnya.
Kapolri juga mendorong masyarakat yang masih akan melakukan perjalanan balik untuk mempertimbangkan menggunakan kereta api sebagai alternatif. Selain lebih aman dan terjangkau, moda transportasi ini juga dinilai mampu membantu mengurangi kepadatan di jalur darat.
"Kita anjurkan menggunakan kereta menjadi salah satu alternatifnya karena di samping aman, juga harganya cukup terjangkau. Ini bisa digunakan untuk mengurai beban angkutan darat di arus balik,” ujar Kapolri. (-)