Forum PUSAKA 2026 Dorong Sumber Pertumbuhan Baru Ekonomi Jateng
Semarang, Jatengaja.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Road to PUSAKA Jateng (Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan Jawa Tengah) 2026.
PUSAKA tahun in mengangkat tema “Mendorong Sumber Pertumbuhan Baru Untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah yang Tinggi, Inklusif dan Berkelanjutan”.
Forum PUSAKA yang diselenggarakan untuk kelima kali merupakan ajang kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai stakeholders untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta merumuskan rekomendasi solusi yang aplikatif melalui diskusi panel dan kompetisi karya tulis ilmiah.
- Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Wabup Ammy Amalia Jadi Plt Bupati
- Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara Tangani Saat Darurat
- Pemprov Jateng Buka Posko Terpadu Lebaran 2026, Siap Layani Pemudik
- Mudik Lebaran 2026, Polda Jateng Hadirkan Layanan Inovasi TAC
- Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Jateng pada Idulfitri 2026
Acara Road to Forum PUSAKA Jateng dibuka Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, dan dihadiri oleh Wakil Ketua I ISEI Cabang Semarang Koordinator Jawa Tengah, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E, Rabu 11 Maret 2026.
Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah (Jateng) Noor Nugroho menyatakan, perekonomian Jawa Tengah dalam satu dekade terakhir (di luar periode pandemi Covid-19) tumbuh sekitar 5%.
“Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2029, diperlukan strategi yang lebih kuat, antara lain melalui pengembangan sektor pariwisata yang memiliki efek pengganda besar terhadap sektor jasa dan ekonomi kreatif, didukung pembiayaan yang memadai,” ujarnya.
Selain itu, lanjut ia, integrasi industri halal, pembiayaan syariah, dan pariwisata ramah muslim berpotensi memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan menjadikan Jateng sebagai kandidat hub ekonomi syariah regional.
“Pengembangan industri hijau serta digitalisasi sistem pembayaran juga menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.
Sebagai rangkaian dari Road to Forum PUSAKA Jateng, dilaksanakan seminar dengan pembahasan berkaitan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tinggi, inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai Narasumber Dr. Erna Widiastuti, STP., M. Agribus (Bappeda Jateng), Eko B. Supriyanto (Pemimpin Redaksi Infobank Media Group dan Ketua Komunikasi Strategis ISEI Pusat), dan Esther Sri Astuti (Direktur Eksekutif INDEF) dengan moderator Prof. Dr. Euis Soliha, S.E., M.Si.
Dr. Erna Widiastuti menyampaikan mengenai arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah Provinsi Jawa Tengah tahun 2025-2029 serta isu-isu permasalahan yang muncul.
Sedangkan Eko B. Supriyanto menjelaskan pentingnya sinergi kebijakan antara kebijakan fiskal dan moneter dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi serta potensi ekosistem halal di Jawa Tengah sebagai sumber pertumbuhan baru.
Pembicara lainnya, Esther Sri Astuti memaparkan praktik riset/studi ekonomi dalam mendukung ketahanan dan transformasi ekonomi di Jawa Tengah.
- Pemprov Jateng Anggarkan Rp6,02 Miliar untuk THR PPPK Paruh Waktu
- Melihat Masa Depan Iran Usai Dilantiknya Ayatollah Mojtaba Khamenei
- Polres Purbalingga Siapkan Posko Mudik Lebaran Beragam Fasilitas
Ke depan, kegiatan Forum PUSAKA Jateng ini diharapkan dapat memberikan masukan dan rekomendasi bagi Pemerintah Daerah.
Dengan penguatan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, Pemerintah Daerah optimis dapat menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan Jawa Tengah yang lebih maju ke depannya.
Rangkaian kegiatan Forum PUSAKA 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pondasi ekonomi Jawa Tengah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif dan berkelanjutan. (-)
