Undip Kukuhkan 4 Guru Besar Baru dari Berbagai Fakultas

Rabu, 28 Januari 2026 17:56 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

gubes undip.jpg
Undip Kukuhkan 4 Guru Besar Baru dari Berbagai Fakultas. (Jatengaja.com/dok. Humas Undip)

Semarang, Jatengaja.com - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengukuhkan sebanyak empat guru besar atau profesor baru dari berbagai fakultas menjelang berakhirnya  Januari 2026.

Mereka adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes, Sp.B, Subsp.Onk(K), Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Prof. Dr. Darsono, S.E, Akt., MBA.

Serta guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Prof. Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes dan Guru Besar Fakultas Teknik (FT)  yakni Prof. Dr. Ir. Purwanto, M.T., M.Eng.

Upacara pengukuhan guru besar dipimpin Rektor Undip Prof Suharnomo di Gedung Prof Sudarto, S.H kampus Undip Tembalang Semarang, Senin 26 Januari 2026.

Pengukuhan Gubes kali ini merupakan sesi pertama dari rangkaian pengukuhan 18 guru besar Undip yang dilangsungkan akhir bulan Januari 2026.

Ketua Senat Akademik Undip, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D, mengatakan dengan dikukuhkannya empat guru besar merupakan salah satu indikator semakin meningkatnya kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Saat ini jumlah guru Besar aktif di Undip berjumlah 248 orang, terdiri dari 244 Guru Besar Tetap dan 4 Guru Besar Tidak Tetap,” ujarnya.

Ia menambahkan pengangkatan atau penunjukkan seseorang menjadi Guru Besar bukan hanya sebuah pengakuan akan kemampuan seseorang dalam bidang ilmunya, tetapi juga mengandung tugas dan tanggung jawab untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu yang dikuasainya untuk kemaslahatan masyarakat dan kejayaan negara.

“Seorang Guru Besar hendaknya menjadi pengayom dan pembimbing bagi dosen muda dan para mahasiswa dalam memperdalam dan mengembangkan ilmu dan kemampuan mereka serta dapat menjadi suri teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik di kampus maupun di luar kampus,” harap Prof Tri Winarni.

Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang dalam sambutan menyatakan gelar tertinggi akademik tersebut membawa beban tanggung jawab yang besar bagi kemajuan negara. 

“Pengukuhan guru besar bukan hanya suatu seremonial puncak pencapaian akademik, tetapi merupakan peneguhan tanggung jawab intelektual dan moral kepada bangsa dan Negara,” tegasnya.

Sementara Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. dalam sambutannya mengapresiasi semangat dalam mencapai gelar guru besar sehingga layak dan patut diteladani.

Menjadi guru besar, lanjut rektor,  adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri, memiliki level tertinggi dalam mencapai ilmu dan menjadi role model terbaik bagi masyarakat yang ada di sekitarnya. 

“Semoga ilmu yang ada tidak hanya sampai pada level laboratorium tapi juga bermanfaat dan terus bermartabat di dalam keseharian,” harapnya. (-)