Ultra Voucher Cetak Laba Bersih Naik 192% pada Semester I/2022

Kamis, 15 September 2022 08:14 WIB

Penulis:Sulistya

Editor:Sulistya

15 voucher.jpeg
Public Expose PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR)

Jakarta, Jatengaja.com – Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk, Riky Boy Permata mengatakan, perusahaan berhasil mencetak laba bersih 192% di semester I/2022. Perseroan terus mengalami kenaikan yang berkelanjutan dari kinerjanya hingga semester pertama tahun ini.

Riky mengatakan, pencapaian tidak luput berkat dukungan para pelanggan yang terus setia menggunakan voucher-voucher dari UVCR. Perseroan mengucapkan terima kasih dan akan terus berbenah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Pada tahun 2021, perusahaan pelopor dan aggregator voucher digital itu mencatat kenaikan pendapatan sebesar 177% dibanding tahun 2020. Kemudian, kenaikan laba kotor di tahun 2021 sebesar 128% dibanding tahun 2020. Kenaikan laba bersih di tahun 2021 sebesar 253% dibanding tahun 2020. Kenaikan aset di tahun 2021 sebesar 96% dibanding tahun 2020. Lalu kenaikan ekuitas di tahun 2021 sebesar 158% dibanding tahun 2020. Serta, penurunan liabilitas di tahun 2021 sebesar 3,7% dibanding tahun 2020.

Kenaikan juga terus berkelanjutan sampai akhir semester I/2022, dimana perseroan mengalami kenaikan pendapatan sebesar 71% dibandingkan semester satu tahun 2021. Kenaikan laba kotor sebesar 61% dibandingkan semester satu di tahun 2021. Kenaikan laba bersih sebesar 192% dibandingkan semester satu di tahun 2021. Kenaikan aset sebesar 16% dibandingkan semester satu di tahun 2021. Dan kenaikan ekuitas sebesar 3% dibandingkan semester satu di tahun 2021.

Dijelaskan, perseroan mencatat pencapaian pendapatan sebesar Rp939 miliar pada posisi Desember 2021, berbanding Rp338 miliar pada Desember 2020. Sumber pendapatan Perseroan dari channel distribusi e-commerce telah berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan pendapatan perseroan sebanyak  177% pada tahun 2021. Sementara pada semester II/2022 perseroan mencatat pencapaian pendapatan sebesar Rp657,7 miliar berbanding Rp383,1 miliar pada semester I/2021.

“Pertumbuhan pendapatan ini juga disebabkan akselerasi digital yang terjadi di Indonesia, yang tidak dimungkiri terjadi akibat pandemi di seluruh belahan dunia. Distribusi produk di channel e-commerce menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar UVCR di tahun 2021 sehingga meningkatkan laba kotor UVCR dibanding tahun sebelumnya year on year,” tuturnya.

Adapun laba kotor perseroan pada tahun 2021 meningkat menjadi Rp31 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp13 miliar. Sementara pada semester I/2022, Perseroan mencatat pertumbuhan laba kotor sebesar Rp21 miliar dibandingkan semester I/2021. Hal ini dapat dicapai perseroan, karena terjadinya penurunan beban usaha pada perseroan yang menghasilkan kenaikan 61% pada semester 2022. (-)