Gubernur
Selasa, 15 September 2026 10:47 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Pameran Serambi Nusantara yang digelar pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, mampu menarik minat masyarakat untuk mengunjungi ratusan stand yang ada.
Sebanyak 150 stan itu terdiri atas 24 stan provinsi, 70 stan kabupaten/kota, 20 stan kuliner, 10 stan mitra, 12 stan kementerian, dan 14 stan mandiri. Pameran itu digelar di Kawasan Parkir Simpanglima Kota Semarang, 12-19 September 2026.
Produk yang ditampilkan mencerminkan kekayaan masing-masing daerah, mulai dari makanan, kerajinan, fesyen, kain tradisional, hingga produk kreatif kerajinan lainnya.
Menurut Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi transasi harian yang diraih dalam Pameran Serambi Nusantara mencapaui sekitar Rp500 juta.
"Per hari sekitar Rp500 juta pendapatan yang dihasilkan oleh mereka. Bagus sekali ini,” katanya Ahmad Luthfi seusai meninjau pameran tersebut, Senin 14 September 2026.
Luthfi mengunjungi sejumlah gerai UMKM untuk melihat lebih dekat produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan, fesyen, aksesori, kuliner, hingga oleh-oleh khas dari berbagai wilayah di Indonesia.
Tingginya transaksi dalam Pameran Serambi Nusantara menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya memberikan dampak dari sisi keagamaan dan sosial, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Ini membuktikan melalui MTQ, UMKM ikut tumbuh dan berkembang. Mereka yang berasal dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota dapat bertemu sehingga kita bersama-sama merasakan perputaran ekonomi di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, momentum MTQ diharapkan memperluas pasar UMKM sekaligus membangun jejaring usaha antardaerah yang tetap berlanjut setelah perhelatan selesai.
Sementara, Sekretaris I Dekranasda Mimika Papua, Lintje Siwabessy Paiman, menyatakan sempat kewalahan melayani masyarakat yang mendatangi stannya.
“Hari pertama kami sampai kewalahan. Mungkin masyarakat ingin melihat apa saja yang dibawa oleh teman-teman dari Papua,” katanya. (-)
Bagikan