Menag Nilai MTQ Nasional 2026 di Jateng Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Semarang, Jatengaja.com - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah dibuka Sabtu 12 September 2026.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai MTQ Nasional bukan hanya di gawenya umat Islam, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang menyatukan masyarakat dari berbagai lintas agama.
“MTQ Nasional dimeriahkan bukan hanya umat Islam, tetapi juga menjadi pesta rakyat bagi masyarakat dari semua agama. Inilah Indonesia,” katanya malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI tahun tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Jateng Semarang, Jumat 11 September 2026 malam.
- Pertamina Kerahkan 350 Kapal Tanker untuk Kelancaran Pasokan Energi Nasional
- DSI Bukan Sekadar Monitor Ekspor, Integrasi Data Jadi Kunci Utamanya
- Ekonomi Biru, Cara Pemerintah Jadikan Kelautan Sumber Pertumbuhan Ekonomi
Menuru Menag kemeriahan penyelenggaraan MTQ di Indonesia menunjukkan nilai-nilai Alquran dapat menghadirkan kegembiraan dan persaudaraan bagi seluruh masyarakat, lintas agama.
Ia menceritakan pengalamannya saat menghadiri kegiatan keagamaan di sejumlah daerah. Pada penyelenggaraan Pesparawi di Manokwari, misalnya, kepanitiaannya melibatkan seorang muslim.
Demikian pula pada MTQ tingkat provinsi di Sulawesi Utara, masyarakat Kristen turut terlibat, termasuk melalui paduan suara gereja yang menyanyikan Mars MTQ.
Kebersamaan serupa juga terlihat dalam Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah. Masyarakat nonmuslim turut hadir dan bergembira menyambut para kafilah di Kota Semarang.
“MTQ merupakan salah satu pesta rakyat yang meriah di Indonesia. Kegiatan tersebut tumbuh melalui proses pembinaan yang berjenjang dari lingkungan masyarakat hingga tingkat nasional,” ujar Menag.
Indonesia, lanjut Nasaruddin Umar, juga menjadi salah satu kiblat penyelenggaraan MTQ di tingkat internasional, karena MTQ di Indonesia memiliki skala besar dengan keterlibatan peserta, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.
“Kami mengapresiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI 2026,” ujarnya.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama dan LPTQ Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah.
- Perkuat Ketahanan Industri, Pupuk Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Rusia
- Undip Sediakan 220 Unit E-Bike Ramah Lingkungan Dukung Mobilitas dalam Kampus
- MI Muhammadiyah Pagersari Patean dan SDN Kebangarum 2 Juarai MLSC Seri 1
Terakhir, MTQ Nasional digelar di Jawa Tengah pada tahun 1979 atau tepat 47 tahun silam, sehingga kesuksesan dan kelancaran MTQ Nasional XXXI telah disiapkan dengan matang.
Ahmad Luthfi berharap MTQ Nasional juga memberikan dampak ekonomi bagi Jawa Tengah. Berdasarkan laporan yang diterima, hampir 7.831 tamu akan masuk ke Jawa Tengah.
“Mewakili masyarakat Jawa Tengah kami ucapkan selamat datang. MTQ Nasional ini memiliki makna mempersatukan kita yang berasal dari berbagai wilayah geografis Indonesia dan pada hari ini berkumpul bersama di Jawa Tengah," katanya.
Sekretaris Umum LPTQ Nasional Muchlis Muhammad Hanafi menyampaikan, MTQ Nasional XXXI diikuti 2.242 peserta yang akan bertanding pada delapan cabang dan 24 golongan. Penilaian didukung 155 dewan hakim yang bertugas secara profesional, objektif, transparan, dan bertanggung jawab. (-)
