jawa tengah
Rabu, 08 Juli 2026 16:32 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Palang Merah Indonesia (PMI) di Jawa Tengah setiap bulan dapat menyediakan sebanyak 17.000 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketua Dewan Penasehat PMI Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, menyatakan, persediaan darah di wilayahnya cukup aman sehingga mampu memenuhi permintaan masyarakat.
"Alhamdulillah ketersediaan darah di Jawa Tengah cukup aman, mencapai 17.000 kantong darah per bulan,” katanya dilansir dari jatengprov.go.id, Rabu 8 Juli 2026.
Lebih lanjut, Taj Yasin yang juga wakil gubernur Jateng, menyatakan PMI berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik, dalam rangka menjaga ketersediaan darah untuk masyarakat.
Ia mengapresiasi, koordinasi baik yang dilakukan PMI se-Jawa Tengah, sehingga apabila ada PMI provinsi lain yang membutuhkan darah, pihaknya juga siap membantu.
“Serapan darah di Jateng cukup tinggi, sehingga banyak rumah sakit yang meminta darah kepada PMI,” ujar Taj Yasin.
Taj Yasin menambahkan masyarakat memberikan kepercayaan kepada PMI Jawa Tengah sebagai salah satu pilar kesehatan dan kemanusiaan di provinsi ini.
Tercatat tahun 2024, PMI se-Jawa tengah sudah mampu menyedikan stok rata-rata 63.318 kantong darah setiap bulan, selain itu ada tiga Unit Donor Darah (UDD) yang telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu UDD PMI Kota Surakarta, Kota Semarang, dan Kabupaten Banyumas.
Sementara, Kepala UDD PMI Provinsi Jawa Tengah, Okty Prahalanitya, mengatakan, untuk meningkatkan mutu pelayanan melakukan Rapat Koordinasi Unit Pengelola Darah PMI se-Jawa Tengah, di Hotel Wahid Bandungan, Kabupaten Semarang pada Kamis, 4 Juni 2026.
“Rapat koordinasi bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan darah UDD PMI Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan juga meningkatkan komunikasi dan koordinasi UDD PMI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah," ujarnya. (-)
Bagikan