Putra Bungsu Sang Proklamator, Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 20:50 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

guruh wafat.jpg
Putra Bungsu Sang Proklamator, Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia. (dok. youtube)

Jatengaja.com – Putra bungsu sang proklamator, Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra yang akrab disapa Guruh Sukarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun.

Perlu diketahui, almarhum Guruh Sukarnoputra adalah putra bungsu dari Presiden RI ke-1, Soekarno dan istrinya, Fatmawati.

Guruh Sukarnoputra tutup usia, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Sabtu 26 September 2026.

Adik kandung mantan Presiden Megawati Sukarnoputri ini dilaporkan wafat setelah berjuang melewati masa kritis selama menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Informasi meninggalnya Guruh Sukarnoputra dibenarkan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melalui keterangan resmi tertulis.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra bin Soekarno pada usia 73 tahun. Keluarga besar PDI Perjuangan sungguh kehilangan Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai," ujar Hasto dalam keterangan resminya, Sabtu (26/9/2026).

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengabdian almarhum, PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus partai dari tingkat pusat hingga anak ranting untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari berturut-turut.

Lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953, Guruh memilih jalan hidup yang erat dengan dunia kreativitas dan seni Nusantara. Kehadirannya menorehkan tinta emas dalam sejarah musik dan pertunjukan Indonesia.

Melalui kelompok seni Swara Mahardhika dan GSP Production (Gencar Semarak Perkasa) yang didirikannya, Guruh berhasil melakukan revolusi panggung dengan memadukan kemegahan tari tradisional Indonesia dan aransemen modern yang dinamis.

Karya musik eksperimentalnya lewat proyek legendaris Guruh Gipsy, yang berkolaborasi bersama musisi-musisi hebat seperti Chrisye dan Keenan Nasution, diakui sebagai salah satu mahakarya prog-rock etnik terbaik yang pernah dilahirkan industri musik tanah air. 

Deretan lagu ciptaannya, mulai dari "Kala Sang Surya Tenggelam", "Melati Suci", hingga "Zamrud Khatulistiwa", tetap abadi dinyanyikan lintas generasi. atas dedikasi luar biasanya tersebut, Guruh dianugerahi penghargaan AMI Lifetime Achievement Award pada tahun 2010.

Selain dikenal sebagai budayawan garis depan, Guruh juga mendedikasikan sebagian perjalanan hidupnya di ruang parlemen. Ia tercatat pernah menjadi anggota DPR RI mewakili Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada periode 1992–1997, 

Jenazah almarhum Guruh Soekarnoputra disemayamkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Karet Bivak, Jakarta Pusat. (-)

.