Prabowo Instruksikan Kapolri All Out Usut Pelanggaran Kebakaran Hutan dan Lahan

Kamis, 17 September 2026 13:22 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

kebakaran prabowo.jpeg
Presiden Prabowo (kanan) saat memimpin rapat terbatas secara hybrid terkait penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 16 September 2026 (dok. setneg)

Jakarta, Jatengaja.com - Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus kepada Kapolri untuk all out mengerahkan seluruh jajaran dalam mendalami dugaan pelanggaran atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyelidikan secara menyeluruh diperlukan untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan mendapatkan tindakan sesuai pelanggarannya.

“Kapolri saya minta all out. Saya minta selidiki sedalam-dalamnya dan kita tindak. Kita tidak bisa lagi toleransi soal ini,” kata Presiden Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara hybrid terkait penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 16 September 2026 dilansir dari setneg.go.id.

Kepala Negara menginstruksikan penindakan tegas terhadap korporasi yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tidak hanya pencabutan izin, Presiden Prabowo juga meminta agar unsur pidana tetap diselidiki terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kita akan bertindak dengan keras. Apalagi yang sudah diberi sanksi tahun-tahun yang dulu, kalau sekarang masih dia melanggar, berarti tidak ada jalan lain, kita harus cabut semua izin-izinnya,” tegasnya.

Menurut Prabowo, pencabutan izin harus segera dilakukan apabila berdasarkan hasil verifikasi pihak terkait terbukti bertanggung jawab. Tidak boleh lagi ada toleransi terhadap pelanggaran yang telah terbukti.

“Kita lakukan dalam waktu dekat, saya minta tidak usah lagi ada macam-macam kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab, kita harus cabut semua izinnya. Bila perlu setelah dicabut, tetap kita selidiki unsur pidananya. Tidak ada ampun mulai sekarang,” ujarnya.

Di samping langkah penegakan hukum, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah mempertahankan stamina dalam penanganan karhutla. 

Berdasarkan laporan yang diterima Kepala Negara, kondisi dalam satu setengah bulan ke depan masih cukup rawan sehingga pemerintah harus tetap meningkatkan kesiapsiagaan.

Kepala Negara menekankan penanganan karhutla saat ini harus menjadi pelajaran untuk membangun sistem mitigasi yang lebih kuat. Persiapan yang lebih masif diperlukan agar pencegahan dan penanganan karhutla pada masa mendatang berlangsung semakin cepat, terpadu, dan efektif.

“Saya tekankan bahwa masalah kebakaran hutan ini harus kita benar-benar kendalikan,” tegas Presiden Prabowo. (-)