Kanada Tertarik Berinvestasi Sektor Pertanian dan Kesehatan di Jateng

Kamis, 05 Maret 2026 22:23 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

kanada.jpg
Dubes Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton (kanan) beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis 5 Maret 2026. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Pemerintah Kanada menyatakan ketertarikan untuk melakukan investasi pada sektor teknologi pertanian dan kesehatan di Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton saat beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis 5 Maret 2026. 

Menurut Jess, hubungan Kanada dan Indonesia sudah terjalin baik selama ini. Presiden Prabowo Subianto pada September 2025 lalu juga menandatangani kerja sama bidang perdagangan yang akan ditindaklanjuti oleh kedua negara tahun ini. 

"Kami sedang melihat peluang potensial untuk perdagangan dan investasi antara kedua negara. Tentu saja Jawa Tengah sangat penting untuk itu, jadi saya berharap dapat melakukan lebih banyak lagi di sini," katanya usai pertemuan.

Ia menyebutkan sektor pertanian menjadi yang terbaik dan terpenting di Jawa Tengah. Di sisi lain, Kanada memiliki sumber terbaik untuk bahan pembuatan pupuk maupun perihal teknologi terkemuka di dunia pertanian.

"Sebenarnya, kami memiliki program di Jawa Tengah yang membantu petani skala kecil. Untuk memastikan pertanian mereka lebih berkelanjutan dan lahan mereka benar-benar digunakan secara lebih efisien," katanya.

Selain bidang pertanian dan ketahanan pangan, Kanada juga memiliki teknologi yang bagus dalam bidang kesehatan. Dalam pertemuan itu Jess juga berharap bisa membahas secara detail terkait kerja sama bidang kesehatan. Misalnya terkait teknologi kesehatan, pertukaran atau pendidikan dokter, bahkan sampai pengobatan robotik.

"Universitas Kanada siap untuk kerja sama bidang kesehatan dengan provinsi Jawa Tenga,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, Duta Besar Kanada memiliki  ketertarikan investasi di Jawa Tengah. 

Luthfi secara tegas menawarkan peluang investasi dalam bidang pertanian dan kesehatan. Apalagi tahun ini program-program Pemprov Jateng diprioritaskan ketahanan pangan guna mendukung swasembada pangan dan penumpu pangan nasional

“Kanada baru di urutan ke 40-an negara sumber investasi. Saya ingin Kanada meningkatkan investasi di sektor lain dan dapat membantu memajukan Jawa Tengah," katanya.

Diketahui, pada periode 2021-2025, Kanada menempati ranking ke-49 dengan total investasi Rp4,35 miliar. Beberapa sektor unggulan investasi dadi Kanada antara lain industri kimia dan farmasi, perdagangan dan reparasi, hotel dan restoran, serta industri lainnya. (-)