Hingga Juli 2026, BI Sebut Pengguna QRIS Secara Nasional Capai 65,77 Juta Orang

Selasa, 18 Agustus 2026 16:12 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

bi qris.jpg
Hingga Juli 2026, BI Sebut Pengguna QRIS Secara Nasional Capai 65,77 Juta Orang. (ilustrasi/Internet)

Jakarta, Jatengaja.com - Bank Indonesia (BI) menyebutkan total pengguna QRIS secara nasional hingga Juni 2026 telah mencapai sebanyak 65,77 juta orang.

Dari total pengguna QRIS itu, sebanyak 6,23 juta di antaranya merupakan pengguna baru selama periode Januari-Juni 2026.

Direktur Eksekutif  Departemen Komuniskan BI Ramdan Denny Prakoso menyatakan, perkembangan akseptasi QRIS menunjukkan semakin besarnya dukungan dalam aktivitas ekonomi masyarakat. 

“Hingga Juni 2026, jumlah pengguna QRIS telah mencapai 65,77 juta pengguna. Terdapat 6,23 juta diantaranya merupakan pengguna baru selama periode Januari-Juni 2026, menunjukkan adopsi QRIS masih terus berlangsung,” katanya. dilansir dari dari bi.go.id, Selasa 18 Agustus 2026.

Menurutnya, QRIS juga menjangkau 44,86 juta merchant, dengan 96,68% merupakan pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menangah (UMKM). 

Komposisi tersebut menunjukkan digitalisasi pembayaran tidak hanya dimanfaatkan usaha berskala besar, tetapi juga menjangkau pelaku usaha mikro dan kecil secara luas. 

Perluasan basis pengguna dan merchant tersebut juga tecermin pada transaksi. Sepanjang semester I 2026, QRIS telah mencatatkan 12,55 miliar transaksi. 

“Secara nominal, transaksi di periode tersebut Rp1,12 kuadriliun atau tumbuh 93,92 persen (year on year),” ujarnya.

Guna mendorong perkembangan penggunaan QRIS, Bank Indonesia mengumumkan perluasan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0% yang berlaku efektif mulai 1 Oktober 2026. 

Pemberlakuan MDR 0% juga diperluas pada seluruh merchant kategori lainnya (kecil, menengah, dan besar) untuk transaksi sampai dengan Rp100.000, dari yang sebelumnya sebesar 0,7%. (-)