Semarang
Selasa, 21 April 2026 12:35 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Yogyakarta, Jatengaja.com - Pelaksanaan grand final Proliga 2026 menggunakan sistem baru yakni three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali untuk menentukan juara.
Wakil Ketua Proliga, Reginald menyatakan pelaksanaan partai grand final tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berlangsung satu kali, langsung menentukan juara.
“Pertandingan grand final akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali. Namun, jika ada satu tim sudah memenangkan dua laga, maka laga ketiga tidak dipertandingkan,” ujar Nelwan pada acara jimpa pers di Yogyakarta, Senin 20 April 2026.
Demikian pula untuk perebutan juara ketiga yang juga menggunakan sistem three winning set, dengan ketentuan yang sama.
Semenara sebanyak empat tim bola voli putra dan putri akan bersaing untuk menjadi juara pada grand final Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Keempat tim itu masing-masing untuk bagian putra juara bertahan Jakarta LavAni Livin' Transmedia melawan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Serta dibagian putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) akan menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Laga grand final memperbutkan juara Proliga 2026 akan berlangsung 24-26 April 2026 dan perebutan tempat ketiga juga dilaksanakan pada 21-23 April 2026.
Sementara, Ofisial LavAni, John Zulfikar menyatakan tim asuhan David Lee sudah siap untuk memenangkan laga grand final Proliga 2026 melawan juara bertahan Bhayangkara Presisi.
"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di babak final,” ujarnya.
Final putra ini merupakan final ulangan musim 2024 dan 2025. Pada dua musim itu, Bhayangkara menjadi juara. Sedangkan 2022 dan 2023, LavAni menjadi juara 2024 da.
Rita Kurniati sebagai perwakilan Bhayangkara mengatakan tim asuhan Reidel Toiran itu sudah siap untuk tampil di laga.
“Dua kekalahan di Final Four atas LavAni akan menjadi pelajaran berharga bagi tim Bhayangkara. Kami berharap Bhayangkara akan menjadi juara. Dua kekalahan di final four menjadi pelajaran berharga,” kata Rita.
Sedangkan manajer tim Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso menjelaskan kondisi para pemainnya sudah siap untuk bertanding di babak final.
“Tidak ada pemain pelapis. Semuanya sama, tidak ada lapis satu lapis dua.Mereka semua siap bertanding,” ujarnya.
Demikain pula dengan tim putri Gresik Phonska Plus, juga mengaku sudah siap tampil di Grand Final, "Kondisi anak-anak juga sehat,”tandas ofisial Phonska Plus, Putri.
Harga tiket yang dijual melalui online (proliga.co.id), reguler Rp 200 ribu dan Rp 400 ribu untuk VIP.
Jadwal Selasa (21/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya (putra)
Jam 19.00 WIB: Jakarta Electric PLN Mobile vs Jakarta Popsivo Polwan (putri). (-)
Bagikan