Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Relevan Menjawab Berbagai Persoalan Sosial

SetyoNt - Senin, 20 April 2026 23:48 WIB
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin (kanan), (dok.Humas Pemprov Jateng)

Rembang, Jatengaja.com - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengajak kaum perempuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam kehidupan masa kini.

Ajakan itu disampaikan Nawal, saat talkshow Peringatan Hari Kartini 2026 bertema “Kartini Menginspirasi: Berjiwa Independen, Teguh Berintegritas”, yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Museum RA Kartini Kabupaten Rembang, Senin (20/4/2026).

“Sosok RA Kartini merupakan perempuan yang mampu berpikir melampaui zamannya. Tidak hanya visioner, tetapi juga memiliki gagasan-gagasan besar yang hingga kini tetap relevan,” katanya.

Nawal menekankan, spirit dan perjuangan RA Kartini, terutama terkait emansipasi kaum perempuan, diharapkan dapat terus diteladani dan dihidupkan oleh perempuan masa kini.

“Kartini bisa memiliki visi-visi yang sampai sekarang ini relevan. Ia sudah memancarkan cahayanya, sehingga wanita-wanita pada saat ini harapannya bisa lebih menghidupkan cahaya-cahaya Kartini," katanya, seusai kegiatan.

Nawal menuturkan, perjuangan pahlawan nasional tersebut dapat dilihat saat mendirikan sekolah perempuan pertama pada 1912 di Semarang, di tengah keterbatasan ruang gerak perempuan.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan, RA Kartini juga memiliki dimensi religiusitas yang kuat. Pada usia muda, Kartini pernah belajar agama kepada Kiai Soleh Darat, bahkan mendorong lahirnya kitab tafsir Al-Qur’an berjudul Faidur Rahman.

Istri wakil gubernur Jateng ini menekankan, perempuan tidak cukup hanya berbekal ilmu pengetahuan, tapi juga pentingnya keseimbangan antara intelektualitas, karakter, dan spiritualitas.

Dalam konteks kekinian, Nawal mengajak perempuan untuk mengambil peran aktif dalam melindungi dan memberdayakan sesama. Nilai-nilai perjuangan Kartini tetap relevan, untuk menjawab berbagai persoalan sosial saat ini.

Perempuan didorong untuk aktif memerangi kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), poligami, serta konsisten menyuarakan isu-isu kesetaraan gender.

“Kartini masa kini harus bisa menjadi pelindung perempuan sekitarnya, bisa memberdayagunakan perempuan sekitarnya seperti saat ini," beber Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jateng tersebut.

Nawal menekankan, semangat perjuangan Kartini harus terus dilanjutkan, melalui aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat, “Kita harus terus memperjuangkan nilai-nilai Kartini sampai hari ini,” ujarnya.(-)

Editor: SetyoNt
Tags RA KartiniNawalBagikan

RELATED NEWS