Mudik Lebaran
Senin, 02 Maret 2026 17:53 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Blora, Jatengaja.com - Petani dan warga Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora merasa gembira dengan diresmikannya dua embung senilai Rp8,6 miliar di wilayah mereka.
Dua embung tersebut berada di Utara dan Selatan Kelurahan Karangjati. Embung Utara memiliki dimensi 78x68 m² dengan volume tampungan embung mencapai sekitar 18.678 m³ air. Sedangkan embung Selatan berdimensi 138x93 m² dengan volume tampungan embung mencapai 49.320 m³ air.
Nilai anggaran pembangunan dua embung sekitar Rp8,5 miliar dan diproyeksikan dapat mengairi 40 hektare lahan pertanian, menjadi sumber air baku pada musim kemarau, dan meningkatkan kegiatan UMKM di sekitarnya.
Peresmian dua embung di Karangjati tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi di Blora, Senin 2 Maret 2026.
“Embung ini nanti dapat menghidupi 40 hektare lahan pertanian dan bisa sampai tiga kali panen,” kata Luthfi usai peresmian.
Luthfi meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jateng untuk kembali mencari lokasi dan membangun embung-embung baru pada 2026.
Tercatat, pada 2025 ada sekitar 10 embung yang dibangun Pemprov Jateng dengan nilai mencapai Rp43 miliar yang tersebar di sejumah kabupaten/kota.
“Pada 2026 kita tingkatkan kembali, karena ini betul-betul mengaktifkan lagi ekonomi rakyat,” tandas gubernur Jateng.
Bupati Blora Arief Rohman dalam kesempatan sama menyampaikan terima kasih atas pembangunan Embung Karangjati tersebut.
“Embung tersebut sudah dinanti-nanti oleh kelompok tani dan masyarakat sekitar sejak tahun 2017 silam. Awalnya imasuk proyek strategis nasional, tetapi respons Pemprov Jateng lebih cepat sehingga bisa dibangun tahun ini selesai,” ujarnya.
Ia menambahkan keberadaan Embung Karangjati tersebut diharapkan bisa memicu pertumbuhan produksi padi di Kabupaten Blora.
“Berharap akan lebih banyak lagi embung-embung dibangun di Blora,” harap Arief Rohman.
Perwakilan kelompok tani Karangjati, Karyono, menyatakan senang karena telah dibangunkan embung di kelurahannya, karena sangat bermanfaat bagi kelompok tani Sidodadi di Kelurahan Karangjati.
“Masa tanam yang biasanya satu kali setahun diharapkan bisa lebih setelah ada embung. Sumber air di sini tadah hujan. Tanam padi cuma sekali, kalau coba dua kali itu banyak gagalnya karena kurang air. Dengan bantuan embung ini bisa menanam sampai tiga kali,” ujarnya. (-)
Bagikan