Bekunjung Ke-17 Kantor Pertamina Patra Niaga Jateng-DIY Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Selasa, 07 Desember 2021 14:36 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

pertamina1.jpg
Pengunjung sedang menscan QR Code Aplikasi PeduliLindungi saat hendak masuk di Kantor Unit Region Jawa Bagian Tengah (RJBT), Thamrin, Semarang, Selasa (7/12). (Jatengaja.com/istimewa)

Semarang, Jatengaja.com - PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) mengambil inisiatif sebagai pelopor dalam penerapan QR Code Aplikasi PeduliLindungi di lingkungan Pertamina Group.

Sebanyak 17 kantor di lingkungan RJBT diresmikan penerapan QR Code Aplikasi PeduliLindungi oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Subholding Commercial & Trading PT. Pertamina (Persero), Putut Andriatno.

Peresmian dilakukan Putut Andriatno  di Kantor Unit Region Jawa Bagian Tengah (RJBT) di Jalan Thamrin, Semarang, Selasa (7/12). 

Putut menyatakan, melalui penerapan aplikasi PeduliLindungi dapat mempermudah skrining (pemeriksaan) terhadap semua pekerja dan tamu yang masuk ke lingkungan kantor Patra Niaga Jawa Bagian Tengah untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. 

Menurutnya, tujuan penerapan QR Code PeduliLindungi ini untuk mengelola resiko penyebaran covid-19 dengan memastikan seluruh pihak yang keluar dan masuk dalam gedung telah melakukan vaksinasi serta dapat membantu pemerintah dan otoritas kesehatan setempat dalam pelaksanaan Tracing COVID-19.

“Setiap orang yang akan masuk kantor, baik itu pekerja maupun tamu eksternal yang hendak memasuki gedung harus melewati proses screening dengan melakukan scan pada QR Code PeduliLindungi dan untuk tamu yang memasuki gedung akan diminta untuk menunjukkan hasil test antigen yang berlaku maksimal 1 x 24 jam di aplikasi tersebut,” ujar Putut. 

Sedangkan 17 kantor yang berada di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarrta (DIY) tersebut adalah, Fuel Terminal Lomanis, Fuel Terminal Tegal, Fuel Terminal Boyolali, Integrated Terminal Semarang, Branch Office Yogyakarta, Integrated Terminal Fuel Cilacap.

DPPU Ahmad Yani, Kantor Unit Semarang, Fuel Terminal Rewulu, DPPU YIA, DPPU Adi Sucipto, Kantor SAM Tegal, Booster Kutowinangun, TBBM Cepu, Fuel Terminal Maos, DPPU Adi Soemarmo, dan Integrated Terminal LPG Cilacap.

Putut menambahkan, saat ini telah memberlakukan sistem kerja WFO (Work From Office) maksimal sebanyak 75% dari kapasitas noemal untuk kantor unit dan kantor cabang di mana penerapannya akan diperbaharui sesuai status Level PPKM di daerah setempat.  

Untuk alasan kehandalan operasional, unit operasional seperti kantor DPPU, Fuel Terminal serta Integrated Terminal tetap melakukan WFO sesuai kapasitas yang disetujui oleh pihak medical dan pimpinan tertinggi region dan membatasi kunjungan tamu eksternal. 

“Semua pekerja dan Tenaga jasa penunjang di lingkungan patra niaga  jawa bagian tengah atau sebanyak 100% telah mendapat vaksin dosis kedua,” ujar Putut. (-)