Atlet Disabilitas Jateng Raih 116 Medali di ASEAN Para Games

Rabu, 28 Januari 2026 18:11 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

atlet jtg.jpg
Atlet Disabilitas Jateng Meraih 116 Medali di ASEAN Para Games XIII Thailand 2025. (Jatengaja.com/dok.Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Atlet penyandang disabilitas asal Jawa Tengah (Jateng) menyumbangkan sebanyak 116 medali bagi kontingen Indonesia pada SEAN Para Games XIII Thailand 2025.

Kontingen Indonesia secara total berhasil meraih sebanyak 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, serta menduduki peringkat kedua pada SEAN Para Games XIII Thailand 2025.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng M. Masrofi menyatakan atlet disabilitas Jawa Tengah meraih 116 medali, terdiri atas 44 emas, 34 perak, dan 38 perunggu.

“Atlet Jateng menyumbangkan sekitar 32,52 persen dari total perolehan medali  kontingen Indonesia pada SEAN Para Games XIII Thailand 2025,” ujarnya di Semarang, Rabu 28 Januari 2026.

Menurut Masrofi, kontribusi medali atlet Jawa Tengah, merata di semua cabang. Beberapa cabang olahraga penyumbang emas di antaranya Blind Judo, Para Powerlifting, Para Swimming, Para Cycling, Para Badminton, Para Athletics, Boccia, Para Chess, Para Table Tennis, dan Para Fencing.

Prestasi tersebut tidak lepas dari pembinaan serius yang dilakukan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI) di Kota Surakarta. Ke depan, pusat pembinaan atlet paralimpiade nasional juga akan dikembangkan di Dlingan, Karanganyar.

“Kami akan memberikan penghargaan kepada atlet ASEAN Para Games yang nantinya diserahkan oleh Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Untuk besarannya masih kami susun,” ujarnya.

Ia berharap capaian ini dapat semakin memacu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama NPCI dan pemangku kepentingan terkait untuk memperkuat pembinaan atlet disabilitas sehingga melahirkan bibit atlet masa depan.

“Teman-teman berkebutuhan khusus jangan patah semangat. Kami tidak pernah membeda-bedakan. Apa pun tujuan hidup untuk berkarya dan berprestasi, pemerintah siap mendukung atlet disabilitas,” ujarnya. (-)