Semua Jalur Pendakian Gunung di Jawa Tengah Ditutup Sementara, Ini Alasannya

SetyoNt - Minggu, 25 Oktober 2026 09:45 WIB
Semua Jalur Pendakian Gunung di Jawa Tengah Ditutup Sementara. (ilustrasi/internet)

Semarang, Jatengaja.com - Semua jalur pendakian gunung di wilayah Jawa Tengah (Jateng) ditutup untuk sementara waktu untuk mencegah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penutupan jalur pendakian gunung ini berdasarkan surat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Nomor S/500.4/891/2026 tertanggal Rabu, 21 Oktober 2026, perihal Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung dan Penyiapan Lahan Tanpa Bakar.

Kepala DLHK Jateng, Heru Djatmika membenarkan adanya surat imbauan atau permintaan penutupan jalur pendakian gunung kepada pengelola pos pendakian semua gunung di wilayah Jawa Tengah.

“Jalur pendakian Gunung Lawu, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, maupun Gunung Slamet dan lainnya untuk sementara waktu ditutup untuk pendakian,” katanya di Semarang, Kamis 22 Oktober 2026.

Menurutnya, surat imbauan tersebut diterbitkan berdasarkan penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/237 Tahun 2026.

Selain itu juga memperhatikan semakin meningkatnya insiden Karhutla yang telah merambah kawasan hutan pegunungan strategis, antara lain di Gunung Lawu dan Gunung Sumbing, telah mengancam keselamatan jiwa pendaki, kelestarian ekosistem hutan lindung/konservasi dan berdampak buruk terhadap kualitas lingkungan hidup.

Terlebih lagi waktu kebakaran di Gunung Sumbing, ada 152 pendaki yang ada di atas. Sehingga saat terjadi kebakaran 152 pendaki itu harus dievakuasi.

“Dengan adanya kejadian itu, kami berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk menutup semua jalur pendakian yang ada di Jawa Tengah. Demikian kami maksudkan untuk mengeliminasi apabila hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Heru.

Sementara, upaya penanganan kebakaran hutan lahan di kawasan Gunung Lawu, Gunung Sumbing, bahkan terbaru Gunung Pakuwaja (kawasan Dieng) terus di lakukan agar tidak semakin mejalar dan meluas.

Penanganan di Gunung Lawu dilakukan dengan jalur darat dan udara (water bombing), termasuk membuat pembatasan jalur api agar tidak semakin meluas. Sebab titik kebakaran di Gunung Lawu ada yang sudah berjarak 5 kilometer dari pemukiman warga. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌