Ratusan Orang Daftar Program Beasiswa Santri Jawa Tengah 2026
Semarang, Jatengaja.com - Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah menyebutkan 942 orang mendaftar beasiswa program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026.
Ketua LFSP Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Hasyim Muhammad, menyatakan jumlah pendaftar terdiri atas untuk beasiswa santri sebanyak 702 orang dan pendaftar pengasuh pesantren 240 orang.
“Pemprov Jateng menugaskan kepada LFSP untuk menjalankan seleksi beasiswa santri dan pengasuh pesantren. Jumlah pendaftar sebanyak 942 orang,” katanya di Semarang, Sabtu 25 Juli 2026.
- Produk Unggulan Karya Kaum Perempuan Anggota Iwapi Jateng Dipamerkan
- Brownies Belimbing Khas Demak Makin Diminati, UMKM Ini Naik Kelas Bersama BRI
- Buku Saku Generasi Berani Exploring, Panduan Orang Tua Ajak Anak Hindari Gawai
- Ini Dia Penguasa Bisnis Santan Instan di Indonesia
- Menilik Urgensi Universitas Republik Indonesia
Menurutnya, untuk seleksi beasiswa dalam negeri masih tahap akhir melalui wawancara tanggal 25-26 Juli 2026, yang hasilnya diumumkan pada 3 Agustus 2026.
Tahapan wawancara berlangsung di komplek kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMP) Provinsi Jawa Tengah, Jalan Setiabudi No. 201 A Srondol Semarang.
Hasil wawancara akan diumumkan melalui laman:www.jatengprov.go.id, dan aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni).
Adapun untuk penerima beasiswa kuliah tingkat sarjana di kampus luar negeri sudah diumumkan 6 Juli 2026. Ada sebanyak 15 orang yang lolos beasiswa jenis ini.
Terdiri dari tiga orang bidang Sainstek kuliah ke China, 1 orang kedokteran di Al- Azhar Mesir, 3 orang di Al Ahqof Yaman, dan 7 orang di Al Azhar Mesir bidang Keislaman. Satu santri kuliah Double Degree.
Hasyim Muhammad menyatakan, program ini sudah disosialisasikan sejak setahun lalu baik secara daring maupun luring.
“Informasi program ini dapat diakses melalui aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni), yang bisa diunduh melalui Playstore atau Appstore,” ujarnya.
Petunjuk teknis pendaftaran juga bisa diunduh melalui laman www.jatengprov.go.id. Program beasiswa tahun 2026 ini adalah perdana. Tahun-tahun berikutnya akan dibuka lagi.
Ketua Panitia Seleksi Beasiwa Santi dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, Wahid Abdulrahman, menambahkan, materi wawancara meliputi empat hal, meliputi kemampuan membaca kitab kuning (50 persen), hafalan Al-Qur’an (20 persen), wawasan kebangsaan (15 persen), dan Kepesantrenan (15 persen).
Beasiswa santri dan pengasuh pesantren ini ada lima jenis. Yaitu program Santri Vokasi dan S1 dalam negeri, Santri Vokasi dan S-1 Luar Negeri, Program Studi S 1 luar negeri (Double Degree), Program Studi S1 luar negeri (Bidang Keislaman) di Al Azhar Mesir, Al Ahqof dan Imam Syafi’i Yaman, serta beasiswa pengasuh pesantren program S2 dan S3 dalam negeri.
"Untuk kampusnya, pilihannya bebas, bisa negeri atau swasta, yang penting kampus di Jawa Tengah yang sudah MoU dengan Pemprov Jateng. Atau kampus luar negeri yang juga sudah kerjasama," kata Wahid.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menyatakan, panitia melakukan seleksi ketat terhadap implementasi program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026 dengan melibatkan perwakilan dari ulama, pengelola pondok pesantren, hingga akademisi. (-)
