Puluhan Jadwal Penerbangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Dihentikan

SetyoNt - Senin, 07 September 2026 21:19 WIB
Puluhan Penerbangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Dihentikan. (ilustrasi/internet)

Semarang, Jatengaja.com - Puluhan penerbangan dari dan menuju Bandara Udara Internasional Ahmad Yani Semarang mengalami penghentian dan penundaan (delay) dalam dua hari terakhir imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kendati demikian, pihak pengelola Bandara Udara Internasional Ahmad Yani Semarang memastikan operasional bandara tetap berjalan aman seperti biasa tanpa ada kendala yang berarti.

Menurut General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Bandara Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto tercatat sebanyak 36 penerbangan terpaksa dibatalkan mencakup 18 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.

"Dampak pembatalan pada hari Minggu (5/8) berimbas pada total 1.318 penumpang, yang terdiri atas 831 penumpang berangkat dan 487 penumpang tiba,” katanya saat memberikan keterangan di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Senin (7/9/2026).

Ia menambahkan untuk pendataan hingga Senin (7/9/2026) pukul 10.00 WIB menunjukkan akumulasi tertunda dan pembatalan kembali penerbangan bertambah sebanyak 29 penerbangan, yang meliputi 14 penerbangan keberangkatan dan 15 penerbangan kedatangan.

Akibatnya sebanyak 3.520 penumpang terdampak, terdiri dari 1.842 penumpang berangkat dan 1.578 penumpang tiba. Mayoritas rute penerbangan yang terdampak adalah rute Semarang–Jakarta, dan sebaliknya.

Meskipun terjadi penundaan dan penghentian penumpang, pengelola bandara memastikan situasi di kawasan terminal tetap aman, tertib, dan terkendali, tanpa adanya kekacauan.

“Alhamdulillah di Semarang tidak terjadi chaos atau keramaian yang tidak terkendali. Kami selalu berkoordinasi intensif dengan pihak maskapai airline, sehingga penumpang mendapatkan informasi lebih awal mengenai kelanjutan penerbangan,” ujar Sulistyo.

Terkait opsi penanganan calon penumpang, pihak maskapai penerbangan menyediakan dua pilihan utama sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni penjadwalan ulang (reschedule) dan pengembalian uang tiket (refund).

"Untuk penumpang yang memilih reschedule, mereka memiliki waktu sekitar satu minggu untuk mengatur ulang jadwal penerbangan berikutnya. Sedangkan bagi yang mengajukan refund, proses dapat langsung ditangani sesuai prosedur masing-masing maskapai," jelasnya.

Pihak Angkasa Pura Indonesia juga menegaskan, kendala operasional ini tidak berdampak pada rute penerbangan internasional maupun penerbangan ke bandara sekitar, seperti Solo.

Penerbangan internasional seperti rute Malaysia dan Singapura serta rute lainnya, dipastikan tetap berjalan normal dan aman. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS