Polda Jateng Terjunkan 1.133 Personel Polri Amankan May Day 2026
Semarang, Jatengaja.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) menerjunkan sebanyak 1.133 personel yang terdiri dari jajaran Polda dan bantuan kendali operasi dari sejumlah Polres untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day 1 Mei 2026.
Selain itu, sebanyak 360 personel TNI dari Kodim Kota Semarang turut dilibatkan dalam pengamanan, yang disebar di berbagai titik aksi serta objek vital, termasuk SPBU dan lokasi strategis lainnya.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyatakan Polri berkomitmen mengawal kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat pada peringatan May Day dengan pendekatan humanis.
- Peringati May Day, Ribuan Buruh Ikuti Jalan Sehat
- Produk Lokal Makin Dilirik, UMKM BRI Sukses Ekspansi ke Luar Negeri
- Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 70 Ribu Sekolah Seluruh Indonesia pada 2026
- Sebesar 70,63 Persen dari Wisudawan 2.479 Undip Raih Predikat Cumlaude
- Transformasi Berbuah Manis, Kinerja BRI Terus Menguat
“Polda Jawa Tengah hadir untuk mengawal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Saya tidak ingin ada tindakan kekerasan yang dilakukan anggota di lapangan. Kedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif,” kata Kapolda pada apel pagi di Lapangan Mapolda Jateng di Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat 1 Mei 2026.
Apel dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Latif Usman serta para Pejabat Utama Polda Jateng, dan diikuti personel Tim Polwan Negosiator dan Satgas Gakkum.
Dalam kesempatan itu Kapolda menyerahkan rompi khusus kepada Tim Polwan Negosiator sebagai wujud komitmen Polri mengedepankan upaya komunikasi dan empati dalam menghadapi aksi unjuk rasa.
Kapolda mengingatkan seluruh personel agar mampu mengendalikan emosi, terutama saat menghadapi potensi provokasi. Bila terjadi pelanggaran hukum tetap ditindak tegas sesuai prosedur, tanpa disertai tindakan kekerasan.
“Jika ada provokasi, cukup diamankan sesuai aturan. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Kendalikan diri dan jaga sikap, karena yang kita bawa adalah nama baik institusi,” tandasnya.
Sebagai langkah pengawasan internal, Kapolda memerintahkan jajaran Propam untuk melakukan pengecekan ketat terhadap personel yang bertugas, memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun benda berbahaya lainnya di lapangan.
Para perwira pengendali (Padal) juga diminta aktif mengendalikan anggotanya agar bertindak profesional dan sesuai batas kewenangan.
Kapolda mengapresiasi kesiapan seluruh personel yang telah berlatih dan mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas secara optimal.
“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Semoga kehadiran kita benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” harap Kapolda. (-)
