Optimistis Game Lokal ‘Lokapala’ Semakin Dikenal di Indonesia
Semarang, Jatengaja.com – CEO Anantarupa Studios, Ivan Chen, sebagai developer game Lokapala berharap game lokal akan semakin dikenal di Indonesia.
“Karena lokapala juga banyak mengusung nilai-nilai budaya dan memperkenalkan banyak nilai untuk generasi muda kita, pak Gubernur mendukung sekali. Nanti tinggal teknisnya kita koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Ivan saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di kantor Gubernur, Rabu (27/10/2021).
Pria asal Surakarta itu menjelaskan, game Lokapala merupakan game bergenre Multiple Online Battle Player (Moba). Latar belakang membuat game ini, adalah fakta bahwa 99 persen market game saat ini dikuasai industri asing.
- Desa Cikakak Juara Umum, Kelurahan Wonolopo Favorit Desa Wisata Jawa Tengah
- Konten Media Berjejaring Luncurkan 22 Media di Seluruh Indonesia
- Cuti Bersama Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Dihapus
Di sisi lain, lanjut Ivan, Indonesia memiliki nilai sejarah yang tinggi dan bisa dikolaborasikan dengan game tersebut. Sehingga, Lokapala tidak sekadar permainan tetapi juga alat untuk melestarikan budaya kepemimpinan yang sudah ada di Indonesia sejak ratusan tahun lalu.
Adapun Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, siap mendukung penuh Lokapala, game dengan genre Multiple Online Battle Player yang digarap oleh anak bangsa. Ganjar terkesan dengan game yang kental dengan sejarah di nusantara.
“Kontennya lokal, bagus banget, karakternya ada dalam sejarah indonesia,” ujar Ganjar.
Relief Candi Borobudur
Ganjar mengaku sebelumnya tidak tahu jika Indonesia memiliki game lokal. Namun setelah melihat paparan dari Ivan Chen, kekaguman Ganjar membuncah saat tahu beberapa karakternya terdapat di relief Candi Borobudur.
- Wacana Revisi PP 109/2012 Tidak Urgen serta Belum Penuhi Unsur Partisipasi Publik
- Ini Aturan Terbaru Perjalanan Dalam Negeri
- Inilah 5 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes
“Bahkan beberapa karakter itu ada di reliefnya candi borobudur, menurut saya ini keren banget dan saya sih sepakat, saya dukung untuk itu dimainkan dalam lomba esports dengan karakter indonesia,” ucap Ganjar.
Dalam pertemuannya dengan Ivan, Ganjar juga memberikan pekerjaan rumah. Dia meminta Ivan agar bisa memanfaatkan kearifan lokal di Jawa Tengah.
“Bisa nggak ya di Sangiran umpama, dibuat game tentang karakter-karakter manusia purba yang ada di sangiran, kan menarik,” kata Ganjar.
Saran lainnya, Ivan bisa membuat game edukatif dengan mengangkat nilai budaya bangsa Indonesia.
“Jadi perjalanan-perjalanan yang bisa dimainkan dalam game dan kemudian memberikan pesan-pesan dengan nilai-nilai keindonesiaan ternyata bagus,” katanya. (-)