Musim Kemarau Terus Meluas, BMKG Sebut Landa 60,5 Persen Wilayah di Indonesia

SetyoNt - Minggu, 19 Juli 2026 17:30 WIB
Musim Kemarau Terus Meluas, BMKG menyebutkan Telah Landa 60,5 Persen Wilayah di Indonesia. (istimewa)

Jakarta, Jatengaja.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan musim kemarau terus meluas di Indonesia dengan cakupan mencapai 423 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 60,5 persen wilayah.

Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatra bagian selatan, serta beberapa wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Menghadapi musim kemarau yang semakin meluas, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menghemat penggunaan air, serta menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan, seperti topi, payung, dan tabir surya.

“Langkah antisipatif perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem, termasuk memahami prosedur evakuasi apabila diperlukan,” bunyi keterangan BMKG dilansir dari Infopublik.id, Minggu 19 Juli 2026.

Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, aplikasi Info BMKG, maupun media sosial resmi BMKG.

BMKG menegaskan informasi cuaca akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kondisi atmosfer terkini agar masyarakat dapat merencanakan aktivitas dengan lebih aman selama musim kemarau.

Meski musim kemarau terus meluas, BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi di beberapa daerah.

Curah hujan tertinggi tercatat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, sebesar 75 mm per hari, diikuti Kota Padang, Sumatra Barat (55,5 mm per hari), Kota Singkawang, Kalimantan Barat (44 mm per hari), dan Kota Medan, Sumatra Utara (21 mm per hari).

Menurut BMKG, hujan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin yang aktif melintasi sebagian Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi pada periode tersebut.

BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan kondisi cuaca di Indonesia secara umum masih didominasi curah hujan rendah dengan cakupan wilayah yang semakin luas.

Pada dasarian ketiga Juli 2026, curah hujan rendah diperkirakan meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.

BMKG juga memperkirakan fenomena El Nino akan terus menguat sepanjang 2026 sehingga berpotensi memperkuat kondisi musim kemarau.

Sementara, cuaca di Indonesia umumnya diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS