Kurun Waktu 1-25 Januari 2026, Jateng Diterjang 46 Bencana
Semarang, Jatengaja.com - Selama kurun waktu 1-25 Januari 2026, wilayah Jawa Tengah (Jateng) tercatat telah terjadi sebanyak 45 bencana yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, jenis bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, dan kebakaran yang tersebar di di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Akibat bencana tersebut telah menyebabkan sebanyak tujuh orang meninggal dunia, 5 orang luka-luka, 9.729 orang mengungsi, serta 308.108 orang terdampak.
- Awali Februari 2025, BEI Langsung Bekukan 48 Saham Sekaligus
- Pemprov Jateng Akan Fasilitasi Nobar Laga Piala Dunia 2026
- Perkuat Organisasi, IKA FH Unnes Kukuhkan 7 Korwil Baru
- Bunda PAUD Jateg Bagikan Tips Didik Anak di Era Digital
- Selamat Ginting Raih Gelar Doktor Politik di Unas
Bencana tersebut juga menyebabkan terjadinya kerusakan ratusan rumah tinggal warga, fasilitas umum, hingga lahan pertanian, dan lahan perikanan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, telah melakukan berbagai upaya untuk menangani bencana yang ada, mulai dari mengupayakan rekayasa cuaca hingga memastikan distribusi logistik kepada warga yang terdampak.
“Kami memastikan semua warga terdampak bencan mendapatkan bantuan. Tim di lapangan bisa bekerja tanpa kendala teknis,” kata Sumarno usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Kota Semarang, Senin 2 Februari 2026.
Pemprov Jateng, lanjut Sumarno, juga melakukan pemulihan akses jalur-jalur logistik yang terdampak, agar bantuan pangan dan medis bisa mencapai titik pengungsian.
Di lokasi pengungsian, Pemprov Jateng juga menyediakan layanan pemulihan trauma (trauma healing) dan psikososial kepada para korban bencana.
Meski fokus saat ini adalah penyelamatan dan bantuan darurat, Sekda Jateng menambahkan rencana rehabilitasi sudah disiapkan, sambil menunggu cuaca benar-benar stabil.
"Setelah situasi kedaruratan ini teratasi dan genangan benar-benar hilang, kami akan segera masuk ke tahap penanganan pascabencana untuk perbaikan infrastruktur yang rusak,” ujarnya.
Sekda mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan aktif melaporkan kondisi darurat, melalui kanal pengaduan cepat agar tim reaksi cepat dapat segera meluncur ke lokasi.
Beberapa kanal yang dapat dikontak adalah 112, WhatsApp Pusdalops 08813809409, dan Dinas Sosial Jateng (024) 8454962. (-)
