Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Berkolaborasi Mengubah Kreativitas Jadi Uang

SetyoNt - Rabu, 17 Juni 2026 21:18 WIB
Menkraf), Teuku Riefky Harsya (tengah) dan President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha (kanan). (dok. Indosat)

Jakarta, Jatengaja.com – Kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) untuk mengubah kreativitas menjadi peluang dapat uang melalui pemanfaatan teknologi dan AI.

Langkah kolaboratif ini hadir sebagai program pemberdayaan yang menyeluruh dengan menggabungkan jangkauan nasional dan inisiatif yang relevan bagi anak muda dari Indosat; perangkat kreatif, kurikulum, dan program monetisasi kreator baru berbasis AI dari Adobe; serta komitmen dari Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf), Teuku Riefky Harsya, menyatakan di era AI ini adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.

“Ini agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar,” katanya di Jakarta.

Menurut Menkraf, pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat global.

“Kami mengundang para kreator di seluruh jaringan Kemenekraf untuk bergabung dalam inisiatif ini dan mengubah ide-ide Indonesia menjadi karya yang berdampak, kekayaan intelektual yang bernilai, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan Kemenekraf mendorong peningkatan literasi ekonomi kreatif, adopsi teknologi dan AI, serta pengembangan skill yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Sinergi ini diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang bagi para kreator untuk mengasah kreativitas, menghasilkan karya yang bermakna dan bernilai, serta berkembang menjadi talenta kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” harapnya.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan, Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang melimpah. Saat ini yang dibutuhkan adalah akses ke perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka.

“Kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya. Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa depan yang #LebihBaik secara bersama-sama,,” ujarnya.

Sementara, President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, mengatakan, terinspirasi komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata.

“Kami bangga dapat mendukung para kreator Indonesia dengan menghadirkan Adobe Express ke lebih banyak orang, menyediakan kurikulum untuk mengasah keterampilan mereka, serta membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan dari karya yang mereka ciptakan,” katanya

Sebagai penyedia berbagai perangkat kreatif, pemasaran, dan AI terkemuka di dunia, Adobe memiliki posisi yang unik untuk membantu para kreator Indonesia mengembangkan keterampilan kreatif berbasis AI yang dapat langsung diterapkan, diakui, dan sangat diminati.

Melalui kerja sama ini, Indosat akan memberikan akses premium gratis Adobe Express, aplikasi untuk mengkreasikan apapun dengan cepat, selama enam bulan kepada seluruh pelanggan.

Adobe dan Indosat juga menyiapkan video pembelajaran praktis dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia bagi para pelanggan Indosat.

Indosat juga berencana menghadirkan penawaran khusus Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri. Dengan begitu, berbagai perangkat kreatif dan tools berbasis AI dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Indonesia di seluruh penjuru negeri. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS