Gubernur Jateng Ajak Sejumlah Bupati dan OPD Kunjungi Ibu Kota Nusantara

SetyoNt - Jumat, 07 Agustus 2026 17:14 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama rombongan disambut hangat Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono beserta jajarannya, Kamis 6 Agustus 2026.

Semarang, Jatengaja.com - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama sejumlah bupati melakukan kunjungan kerja kerja ke Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Kunjungan gubernur Ahmad Luthfi yang juga diikuti jajaran OPD dan BUMD Provinsi Jawa Tengah tersebut untuk menjajaki berbagai potensi kolaborasi dan investasi dengan otorita IKN.

Kedatangan Ahmad Luthfi bersama rombongan disambut hangat Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono beserta jajarannya, Kamis 6 Agustus 2026.

Turut mendampingi Ahmad Luthfi dalam kunjungan tersebut Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

Menurut gubernur Jateng, IKN mempunyai potensi besar diajak kolaborasi untuk kemajuan bersama, mengingat wilayah tersebut akan menjadi ibu kota negara Indonesia.

Ia menyebutkan sejumlah potensi yang dikerja samakan di antaranya produk furniture di Kabupaten Jepara yang bisa dijual ke IKN.

Selain itu, juga menjajaki peluang kolaborasi dari dinas terkait, BUMD seperti perbankan, bahkan perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah. Mengingat perencanaan pembangunan di IKN masih menyisakan ruang kolaborasi.

“Intinya Provinsi Jawa Tengah ingin ikut hadir berkolaborasi dengan otorita IKN karena potensinya cukup besar,” kata Ahmad Luthfi.

Sementara, pihak Otorita IKN memaparkan perkembangan pembangunan di sana, termasuk skema pendanaan yang menjadi landasan percepatan pembangunan.

Saat ini, pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, serta hibah.

Hingga saat ini, realisasi investasi swasta yang telah masuk ke IKN mencapai Rp74,54 triliun dari 67 investor, sementara nilai proyek melalui skema KPBU mencapai Rp134,25 triliun.

“Kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata.Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan IKN sebagai ibu kota politik yang inklusif dan berkelanjutan.

"Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal," ujar Basuki.

Basuki menambahkan peluang kerja sama tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga dapat mencakup berbagai sektor strategis yang mendukung pengembangan kawasan IKN, mulai dari penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, hingga sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS