Gaet Investor Dalam dan Luar Negeri, BI dan Pemprov Jateng akan Gelar CJIBF 2026
Semarang, Jatengaja.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali akan menggelar Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026.
CJIBF merupakan agenda tahunan yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor dalam negeri dan luar negeri dalam rangka mendorong realisasi investasi di Jawa Tengah (Jateng).
Ajang CJIBF 2026 yang mengusung tema “Central Java Thriving: Strengthening Investment and Empowering SMEs for Green and Sustainable Growth” akan digelar Kota Semarang, 11-12 Mei 2026.
- Gelar UMKM Grande 2026, Cara BI Jateng Bawa UMKM ke Level Internasional
- Ini Nama 23 Pemain Dipanggil Pemusatan Latihan Hadapi ASEAN Championship 2026
- TelkomGroup Dukung Ruang Digital Aman bagi Anak
- Prabowo dan Ahmad Luthfi Kunjungi SMAN 1 Cilacap
- Undian Debit FC Barcelona BRI Digelar Transparan, Ini Hadiah Eksklusifnya!
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jateng, M Noor Nugroho, menyatakan CJIBF 2026 dirancang sebagai ruang temu strategis antara investor dengan berbagai proyek unggulan di sektor industri, energi terbarukan, pertanian, hingga pariwisata.
“Melalui CJIBF 2026, kami ingin memperkuat kepercayaan investor sekaligus mempercepat realisasi investasi di Jawa Tengah,” katanya dalam konferensi press di Kantor Perwakilam BI Jateng di Semarang, Rabu 29 April 2026.
Ajang CJIBF setiap tahun selalu menarik minat investor dari dalam dan luar negeri, menurut ia, pada tahun 2025 berhasil menghimpun 60 Letter of Intent (LoI) senilai Rp75,03 triliun.
“Tahun ini kami mantergetkan capainya bisa melampaui dari hasil CJIBF tahun 2025,” ujarnya.
Untuk mencapai target itu, pada pelaksanaan CJIBF akan mengundang investor baru dari negara-negara Eropa seperti Swiss, Spanyol, Firlandia hingga Uni Emirat Arab (UEA) untuk menggarap berbagai peluang investasi di Jateng.
Selain negara-negara yang selama ini telah berivensi di Jawa Tengah seperti Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Malaysia.
“Kami telah berkomunikasi dengan perwakilan kedutaan negara-negara tersebut dan bersedia akan hadir di CJIBF di Kota Semarang,” katanya.
CJIBF merupakan forum investasi strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, serta pelaku usaha dari dalam dan luar negeri.
Kegiatan ini menjadi sarana promosi berbagai peluang investasi unggulan di Jawa Tengah, mulai dari sektor industri dan manufaktur, energi baru terbarukan, pertanian dan pengolahan pangan, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif. (-)
