BPBD Jateng Gunakan Segala Secara Pemadaman Kebakaran TPA Sampah Putri Cempo

SetyoNt - Senin, 07 September 2026 21:51 WIB
Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan memberikan keterangan penanganan pemadaman kebakaran TPA sampah Putri Cempo. (dok. Humas Pemprov Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menggunakan segala cara untuk menangani kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Putri Cempo, Kota Solo.

Kepala BPBD Jawa Tengah (Jateng) Bergas Catursasi Penanggungan menyatakan selain pemadaman dari darat dan water bombing dari udara, operasi modifikasi cuaca disiapkan untuk mempercepat penanganan pemadaman.

“Penanganan kebakaran di TPA sampah Putri Cempo memasuki hari kelima. Seluruh metode yang memungkinkan terus digunakan untuk menjangkau titik-titik api, termasuk lokasi yang sulit dicapai petugas melalui jalur darat,” katanya di Semarang, Senin 7 September 2026.

Menurutnya, segala cara digunakan, baik itu dari jalur darat maupun jalur udara. Di hari pertama menggunakan jalur darat, dan selanjutnya dibantu helikopter Polda Jateng menggunakan water bombing dari udara.

Langkah berikutnya, lanjut Bergas, adalah pelaksanaan operasi modifikasi cuaca oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang diharapkan sudah dapat mulai dilakukan sekitar 9-10 September 2026.

“Seluruh teknologi dan dukungan yang tersedia akan dioptimalkan untuk mempercepat pemadaman. Upaya itu diperlukan mengingat luas kebakaran Putri Cempo kali ini disebut lebih besar dibandingkan peristiwa serupa pada 2023,” ujarnya.

Pada kejadian kebakaran TPA sampah Putri Cempo tahun 2023 proses penanganan membutuhkan waktu sekitar 24 hari. Pemprov berharap kejadian kali ini bisa ditangani dalam waktu lebih singkat.

Ia menambahkan, kondisi kebakaran yang lebih luas membuat penanganan membutuhkan upaya ekstra, karenanya pemadaman melalui jalur darat maupun udara akan tetap dilanjutkan sembari mempersiapkan operasi modifikasi cuaca.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah meninjau langsung penanganan kebakaran TPA sampah Putri Cempo pada Sabtu, 5 September 2026.

Ia meminta penanganan dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi Pemprov Jawa Tengah, Pemkot Surakarta, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.

“Ini harus tuntas, makin cepat makin bagus. Keselamatan warga di sekitar TPA harus menjadi prioritas selama proses penanganan berlangsung,” kata Luthfi.

Pemprov juga telah melakukan langkah perlindungan masyarakat dari dampak asap TPA sampah Putri Cempo, antara lain memberikan layanan kesehatan dan memberikan bantuan masker serta logistik. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS