KH Anwar Iskandar Resmi Kukuhkan Kepengurusan MUI Jateng 2026-2031

SetyoNt - Senin, 24 Agustus 2026 22:59 WIB
KH Anwar Iskandar (kiri) Resmi Kukuhkan Kepengurusan MUI Jateng 2026-2031. (dok. MUI Jateng)

Semarang, Jatengaja.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Anwar Iskandar esmi mengukuhkan kepengurusan baru MUI Jawa Tengah masa bakti 2026-2031.

Pengukuhan kepengurusan MUI Jawa Tengah (Jateng) di bawah kepempimpinan KH Noor Achmad dilakukan di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin 24 Agustus 2026.

KH Anwar Iskandar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komposisi kepengurusan bahwa MUI Jateng yang disebut struktur terbanyak dan paling impresif di Indonesia.

​"Hampir 50 persen pengurusnya bergelar profesor. Ini menunjukkan kualitas pimpinan MUI Jawa Tengah sungguh luar biasa. Dari segi jumlah dan kualitas, ini yang terbanyak dan terhebat sepanjang yang saya ketahui,” katanya.

Ia mengingatkan agar besarnya modal intelektual ini diiringi niat yang tulus dalam menjalankan peran khādimul ummah (pelayanan umat) dan ḥimāyatud daulah (menjaga eksistensi negara).

KH Anwar Iskandar menekankan pentingnya sinergi ṣadīqul ḥukūmah (mitra pemerintah), penguatan kearifan dakwah, serta dorongan kaderisasi ulama perempuan dan generasi muda dari pesantren.

Sementara, Ketua Umum (Ketum) MUI Jateng, Prof. KH Noor Ahmad MA menyatakan berkomitmen penuh membentengi moral dan aqidah umat sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi syariah.

Komitmen ini dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis bersama perguruan tinggi, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), serta jejaring media massa.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya peran ulama di tengah tingginya dinamika daerah.

“Kepengurusan MUI Jateng ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan wujud keberlanjutan pengabdian tanpa batas,” ujarnya.

Gubernur mendorong seluruh pengurus MUI hingga tingkat kabupaten/kota untuk aktif hadir sebagai penyelesai masalah (problem solver), khususnya dalam membimbing lembaga pendidikan dan pesantren agar tetap berada pada koridor yang benar.

Luthfi mengajak para akademisi di MUI untuk terjun bersama pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan stratejik, memelihara toleransi, serta menyukseskan gelaran Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional di Jawa Tengah.

​Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Jawa Tengah, membawa harapan baru bagi terwujudnya masyarakat yang religius, sejahtera, aman, dan harmonis. (-)

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS