Jateng Beri Uang Tali Asih Atlet Peraih Medali ASEAN Paragames 2025
Karanganyar, Jatengaja.com - Guna memberikan uang tali asih untuk atlet dan pelatih peraih medali pada ASEAN Paragames 2025 di Thailand, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengalokasikan dana Rp10.01 miliar.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyatakan, penyerahan uang tali asih diberikan dalam dua tahap, yakni tahap pertama Rp4.415.000.000 dan tahap dua senilai Rp5.596.250.000.
“Pada hari ini diserahkan Rp4,4 miliar dan sisanya Rp5,59 miliar kita kawal nanti saat APBD Perubahan,” kata Luthfi saat menyerahkan secara simbolis uang tali asih di Kabupaten Karanganyar, Rabu 15 April 2026.
- Program Kecamatan Berdaya Dipercepat
- Mantri BRI di Lombok Bantu Petani Akses Modal dan Pasarkan Hasil Panen
- Inspiratif! Nia Anggraini Bangun Usaha Tahu Bersama BRI dan PNM Mekaar
- Konsumen di Jateng Optimistis Kondisi Perekomian Masih Baik
- Final Four Proliga 2026 Seri Ketiga di Semarang Bakal Berjalan Seru
Seperti diketahui, pada ASEAN Paragames 2025 di Thailand, atlet disabilitas Jawa Tengah menyumbangkan sebanyak 44 medali emas, 33 perak, dan 39 perunggu.
Sebagai Bapak Disabilitas Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh atlet paralympic karena telah menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah dan Indonesia.
Menurut Luhfi, disabilitas bukanlah kekurangan, tetapi kelebihan yang jika diolah dengan baik dapat menjadi modal utama menoleh prestasi.
Sementara, atlet penyumbang medali emas untuk Indonesia pada ASEAN Paragames 2025 Thailand, Eliana, merasa senang atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Sebagai peraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 41 kg, ia mendapatkan uang tali asih senilai Rp90 juta.
"Senang sekali. Alhamdulillah kemarin dapat emas, baru ini dapat emas di ASEAN Paragames," ujar Eliana yang memantapkan diri menjadi atlet paralympic sejak tahun 2023 itu.
Ia berharap perhatian dari pemerintah terhadap National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan atlet paralympic terus ditingkatkan, termasuk dukungan fasilitas.
"Semoga kami terus mendapatkan dukungan agar dapat memunculkan atlet baru," ujar atlet asal Salatiga ini. (-)
