Garuda Indonesia Group Prediksi Bakal Angkut 51.323 Ribu Penumpang pada Puncak Arus Balik Lebaran

SetyoNt - Sabtu, 07 Mei 2022 18:49 WIB
Pesawat Garuda Indonesia (GarudaIndonesia.com)

Jakarta, Jatengaja.com - Garuda Indonesia Group melalui maskapai Geruda Indonesia dan Citylink memprediksikan akan mengangkut sebanyak 51.323 ribu penumpang pada puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan jatuh Minggu 8 Mei 2022.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, pada puncak arus balik Lebaran diperkirakan akan berlangsung tanggal 8 Mei 2022 mendatang Garuda Indonesia Group akan melayani sedikitnya 341 penerbangan.

“Dengan mengangkut sebanyak 51.323 orang penumpang pada puncak arus balik Lebaran tersebut,” katanya dalam keterangan tertulis Sabtu, 7 Mei 2022.

Menurutnya, Garuda Indonesia memproyeksikan total penumpang pada 4 Mei-9 Mei 2022 mencapai 267 ribu penumpang. Jumlah tersebut masih terus beregerak seiringan dengan diperpanjangnya libur sekolah hingga 12 Mei 2022 mendatang.

Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa tren pergerakan penumpang masih sejalan dengan proyeksi peningkatan penumpang dalam periode arus balik Lebaran, akan tetapi tetap melakukan langkah antisipatif apabila terdapat peningkatan penumpang dari diperpanjangnya libur sekolah.

Oleh sebab itu, saat ini Garuda Indonesia terus mengoptimalkan kapasitas layanan penerbangan melalui penambahan frekuensi maupun mengoperasikan bigger aircraft pesawat berbadan besar pada rute yang tinggi peminat seperti Kualanamu - Jakarta, Padang - Jakarta, Pekanbaru - Jakarta hingga Surabaya - Jakarta.

Selain itu, Garuda Indonesia juga terus mengoptimalkan isian penumpang untuk rute outbound Jakarta menuju Denpasar maupun sebaliknya.

“Dengan rata rata tingkat isian penumpang mencapai lebih dari 85 persen pada tiap penerbangan, tentunya kami turut mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan dalam periode arus balik ini yang diselaraskan dengan kebutuhan perjalanan mereka," ujar Irfan.

Tren pergerakan penumpang pada arus balik Leberan, imbuh Irfan diperkirakani masih akan terus berlangsung hingga 16 Mei 2022 mendatang, sehingga pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan stakeholder layanan penerbangan untuk memastikan kesiapan operasional penerbangan secara berkesinambungan dan optimal.

“ Termasuk dalam penerapan protokol kesehatan sebagai tanggung jawab dan prioritas bersama dalam memastikan arus balik yang aman dan sehat sehingga berjalan dengan maksimal,” tandasnya. (-)

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Merina pada 07 May 2022

Editor: SetyoNt

RELATED NEWS