Indonesia
Rabu, 08 Juli 2026 16:45 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Jakarta, Jatengaja.com - Para uskup se-Asia bakal kumpul di Indonesia guna mengikuti forum Federation of Asian Bishops' Conferences (FABC) 2026 yang akan berlangsung di Jakarta.
Indonesia telah ditunjuk menjadi tuan rumah forum Federation of Asian Bishops' Conferences (FABC) 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 20-26 Juli mendatang
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyatakan FABC atau pertemuan para uskup se-Asia menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat dialog lintas agama, sekaligus menunjukkan praktik nyata kerukunan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa.
Untuk itu Kementerian Agama telah menyiapkan berbagai aspek penyelenggaraan agar seluruh delegasi internasional memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Indonesia.
"Kami ingin para delegasi merasakan keramahan Indonesia sejak pertama kali tiba. Seluruh layanan akan dipersiapkan sebaik mungkin agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman sekaligus melihat secara langsung wajah kerukunan Indonesia,” kata Menag di Jakarta dilansir dari kemenag.go.id, Selasa 7 Juli 2026.
Menurut, Menag forum FABC bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari soft power diplomacy Indonesia dalam memperkenalkan nilai toleransi, dialog, dan hidup berdampingan kepada masyarakat internasional.
"Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam merawat keberagaman. Nilai inilah yang ingin kita hadirkan kepada para tamu sebagai kontribusi Indonesia bagi terciptanya perdamaian dunia,” ujarnya.
Salah satu agenda utama FABC adalah kunjungan para delegasi ke Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Kunjungan tersebut menjadi simbol konkret harmoni antarumat beragama yang tumbuh di Indonesia.
Selain mengangkat semangat persaudaraan, FABC 2026 juga akan membahas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Asia, mulai dari kemiskinan, keadilan sosial, hingga perubahan iklim.
Tema-tema tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Indonesia dalam memperkuat ketahanan sosial serta mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Bagi Kementerian Agama, penyelenggaraan FABC juga merupakan implementasi semangat persatuan sebagaimana tercermin dalam Asta Cita Pemerintah.
Dialog lintas agama dipandang sebagai bagian penting dalam memperkuat kohesi sosial sekaligus menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Di sisi lain, penyelenggaraan konferensi internasional ini diharapkan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata.
Kehadiran ratusan pemimpin Gereja Katolik dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Jakarta dan Indonesia sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan terbuka bagi wisatawan mancanegara pascapandemi.(-)
Bagikan