Kolaborasi
Sabtu, 12 September 2026 08:05 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Jakarta, Jatengaja.com - PT Pertamina Patra Niaga mengerahkan sebanyak 350 kapal tanker untuk memastikan pasokan dan distribusi kebutuhan energi nasional berjalan lancar.
Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menyatakan sebanyak 350 kapal tanker untuk mengangkut baik minyak mentah, produk maupun LPG carrier.
“Sebanyak 350 kapal tanker itu sebanyak 72 adalah milik BUMN bidang minyak dan gas bumi itu atau sebesar 20,6 persen dan sisanya yaitu 278 unit kapal tanker carter atau 79,4 persen,” katanya dalam keterangan di Jakarta dilansir dari Infopublik.id, Sabtu 12 September 2026.
Menurut Arif, untuk jumlah perjalanan kapal yang dikelola mencapai 11.508 pelayaran per tahun dengan sekitar 152,87 juta kiloliter per tahun kargo yang diangkut, untuk mengamankan pasokan di sekitar 150 titik jaringan.
Ratusan titik jaringan itu untuk pasokan di terminal minyak mentah, kilang Pertamina hingga lebih dari 100 unit terminal bahan bakar minyak (TBBM).
Di Indonesia terdapat delapan kilang (refinery) salah satunya Kilang Unit IV Cilacap, Jawa Tengah yang merupakan salah satu terbesar di tanah air.
Kilang itu memiliki kapasitas produksi mencapai 348 ribu barel per hari (MBSD) atau 31 persen dari total nasional.
Arif menegaskan, koordinasi menjadi kunci dalam setiap perjalanan kapal menyangkut kesiapan muatan, terminal, jadwal hingga standar keselamatan dan kondisi kapal tanker.
“Logistik minyak dan gas memiliki peran vital untuk menjamin pasokan energi di tengah kondisi geografis Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan tujuan dari armada logistik bukan hanya menggerakkan kapal tanker namun juga menjaga ketersediaan dan keberlanjutan layanan masyarakat termasuk mutu produk sehingga mendukung ketahanan energi nasional.(-)
Bagikan
Pertanian
2 tahun yang lalu